Bank Mandiri Perkuat Pembangunan, Kredit Infrastruktur Tumbuh 30,8%

Bank Mandiri | CNN Indonesia
Rabu, 08 Apr 2026 18:29 WIB
Ilustrasi. (Foto: Arsip Bank Mandiri)
Jakarta, CNN Indonesia --

Bank Mandiri mencatat pertumbuhan kredit infrastruktur yang kuat pada awal 2026, sejalan dengan upaya memperkuat sinergi pembangunan nasional. Hingga Februari 2026, penyaluran kredit infrastruktur mencapai Rp491,63 triliun atau tumbuh 30,8% secara tahunan.

Kinerja tersebut mencerminkan peran Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan infrastruktur. Pembiayaan difokuskan pada sektor-sektor yang memiliki dampak langsung terhadap konektivitas dan aktivitas ekonomi.

Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, menyatakan bahwa dukungan pembiayaan ini sejalan dengan agenda pemerintah yang menempatkan infrastruktur sebagai penggerak utama ekonomi. Fokus penyaluran kredit diarahkan pada sektor strategis guna meningkatkan daya saing dan memeratakan manfaat ekonomi bagi masyarakat luas.

"Bank Mandiri berkomitmen untuk terus mendukung percepatan pembangunan infrastruktur nasional melalui pembiayaan yang produktif dan berkelanjutan. Kami meyakini, pembangunan infrastruktur yang terus didorong pemerintah akan menjadi fondasi penting untuk memperkuat konektivitas, menggerakkan ekonomi kerakyatan, membuka lebih banyak peluang usaha, dan menciptakan kesejahteraan yang lebih merata bagi masyarakat," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (8/4).

Penyaluran kredit Bank Mandiri tersebut mengacu pada klasifikasi dalam Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2015 tentang kerja sama pemerintah dengan badan usaha dalam penyediaan infrastruktur. Pendekatan pembiayaan dilakukan secara menyeluruh, didukung sinergi layanan dan kapabilitas pembiayaan yang terintegrasi.

Riduan menambahkan, pembiayaan menjangkau berbagai subsektor strategis, termasuk transportasi, energi, ketenagalistrikan, telematika, perumahan, fasilitas kota, dan konstruksi. Proyek yang didukung mencakup pembangunan jalan tol, pelabuhan, serta jaringan kereta api yang berperan dalam meningkatkan konektivitas nasional.

"Penyaluran pembiayaan ini menjadi bukti nyata sinergi sektor keuangan dengan sektor riil dalam menopang pembangunan nasional. Infrastruktur memiliki peran strategis dalam memperkuat konektivitas, meningkatkan efisiensi ekonomi, dan mendorong tumbuhnya sektor-sektor produktif di berbagai wilayah," imbuhnya.

Subsektor transportasi menjadi kontributor terbesar dengan nilai Rp118,03 triliun per Februari 2026, tumbuh 18,45% secara tahunan. Pembiayaan di subsektor ini mencakup proyek jalan tol, pelabuhan, dan jaringan kereta api yang berdampak langsung pada konektivitas antarwilayah.

Subsektor konstruksi infrastruktur mencatat pertumbuhan tertinggi, yakni 178,19% yoy, dengan nilai mencapai Rp85,84 triliun. Lonjakan ini mencerminkan meningkatnya aktivitas pembangunan fisik yang sejalan dengan realisasi Proyek Strategis Nasional (PSN).

Pembiayaan untuk pembangunan jalan tumbuh 11,08% secara tahunan menjadi Rp54,84 triliun. Subsektor telematika turut mencatat kenaikan 12,61% yoy hingga mencapai Rp44,34 triliun, mengikuti meningkatnya kebutuhan infrastruktur digital nasional.

Riduan menekankan bahwa pembiayaan yang disalurkan bukan sekadar angka, melainkan bukti konkret keterlibatan perbankan dalam pembangunan.

Bank Mandiri menilai prospek sektor infrastruktur ke depan tetap positif, seiring berlanjutnya PSN yang menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi jangka menengah. Sebagai bagian dari ekosistem Danantara, bank ini akan terus memperkuat perannya melalui berbagai skema pembiayaan, termasuk sindikasi dan pembiayaan berkelanjutan.

Penyaluran kredit ini juga didukung oleh sinergi ekosistem layanan internal Bank Mandiri, dengan pendekatan pembiayaan komprehensif dari hulu ke hilir. Kapabilitas tersebut dinilai menjadi keunggulan yang membedakan Bank Mandiri dalam menggarap proyek-proyek berskala besar.

"Kami ingin terus menjadi bagian dari perjalanan Indonesia menuju kesejahteraan yang merata. Dengan kekuatan jaringan, pengalaman, serta kapabilitas pembiayaan yang solid, Bank Mandiri siap menghadirkan solusi finansial yang adaptif dan berkelanjutan untuk mendukung pembangunan nasional," pungkas Riduan.

(rir)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK