FORUM EKONOMI SYARIAH

KNEKS: Industri Keuangan Syariah RI Belum Banyak Biayai Industri Halal

CNN Indonesia
Kamis, 09 Apr 2026 11:54 WIB
KNEKS menyebut integrasi sistem dan lembaga keuangan syariah di Indonesia dengan industri halal di dalam negeri sampai saat ini masih kurang. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia --

Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) menyebut integrasi sistem dan lembaga keuangan syariah di Indonesia dengan industri halal di dalam negeri sampai saat ini masih kurang.

Hal ini tercermin dari realisasi pembiayaan yang digelontorkan oleh lembaga keuangan syariah di dalam negeri ke industri halal.

Sutan Emir Hidayat, Direktur Infrastruktur Ekonomi Syariah KNEKS menyebut bahwa meskipun industri dan ekonomi halal di dalam negeri memiliki potensi yang cukup besar, tapi pembiayaan yang digelontorkan industri keuangan syariah masih kurang.

"Yang namanya industri halal, harusnya dibiayai keuangan syariah. Yang namanya keuangan syariah harusnya hanya bisa biayai yang halal halal. Tapi sayang di kita ini belum terjadi," katanya dalam Forum Ekonomi Syariah yang dilaksanakan CNNIndonesia, Kamis (9/4).

Selain masalah itu, Emir juga mengatakan Indonesia dan ekonomi syariahnya juga mengalami masalah terkait tingginya gap atau kesenjangan antara tingkat literasi keuangan syariah dengan inklusinya.

Menurutnya, tingkat literasi keuangan syariah masyarakat Indonesia sekarang ini sudah tembus 43 persen. Tapi, tingkat inklusinya baru 13 persen.

"Maka itu perlu mensyariahkan ekonomi masyarakat sehingga nanti integrasi lembaga keuangan syariah dengan insdustri halal bisa tercapai, literasi membaik inklusi membaik," katanya

(agt)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK