Rupiah Tembus Rekor Terendah Rp17.128 Imbas Ketidakpastian Global Naik
Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.128 per dolar AS pada Senin (13/4) pagi. Mata uang Garuda melemah 24 poin atau 0,14 persen dari perdagangan sebelumnya.
Level tersebut sekaligus menandai rekor terendah rupiah sejauh ini. Di mana, pekan lalu nilai tukar rupiah sempat sentuh level terendah dalam sejarah di Rp17.104 per dolar AS pada Jumat (10/4) sore. Mata uang Garuda melemah 14 poin atau 0,08 persen dari perdagangan sebelumnya.
Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah di posisi Rp17.112 per dolar AS.
Adapun pergerakan mata uang di kawasan Asia bergerak bervariasi. Yen Jepang melemah 0,29 persen, baht Thailand melemah 0,87 persen, yuan China menguat 0,17 persen.
Sementara itu, nilai tukar peso Filipina terhadap dolar AS menguat 0,15 persen, dan won Korea Selatan melemah 0,54 persen.
Dolar Singapura melemah 0,04 persen dan dolar Hong Kong terpantaumenguat tipis yakni 0,01 persen pada pembukaan perdagangan pagi ini.
Sedangkan, mayoritas mata uang utama negara maju kompak menguat. Tercatat euro Eropamenguat 0,37 persen, poundsterling Inggris menguat 0,29 persen, dan franc Swiss menguat 0,20 persen.
Lalu, dolar Australia turut menguat 0,03 persen, dan dolar Kanada melemah 0,20 persen.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong menyampaikan level rupiah hari ini masih belum menyentuh angka tertinggi sepanjang sejarah, namun lebih tinggi dari penutupan all time high (ath).
"level terendah penutupan di sekitar Rp17.090, namun kalau level terendah intraday bervariasi di sekitar Rp17.130 per dolar AS," kata Lukman kepada CNNIndonesia.com, Senin (13/4).
Ia memperkirakan rupiah masih akan melemah pada perdagangan awal pekan ini. Hal itu masih dipicu meningkatnya ketidakpastian kondisi di Timur Tengah.
"Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS di tengah meningkatnya ketidakpastian seputar geopolitik di Timteng," jelasnya.
Ia menambahkan, kondisi geopolitik menjadi kian tak pasti menyusul ancaman Trump untuk menutup selat Hormuz setelah gagal berunding dengan Iran.
Hari ini, Lukman memperkirakan rupiah bergerak di rentang Rp17.050 per dolar AS - Rp17.200 per dolar AS.
(ldy/ins)