Serapan Pupuk di Indonesia Timur Naik di Tengah Gejolak Timur Tengah

TIM | CNN Indonesia
Senin, 20 Apr 2026 20:00 WIB
Penyerapan pupuk bersubsidi di Indonesia timur tercatat melonjak 125 persen pada April tahun ini dibandingkan dengan periode serupa tahun lalu. (Foto: Arsip Pupuk Indonesia)
Jakarta, CNN Indonesia --

Penyerapan pupuk bersubsidi di Indonesia timur tercatat melonjak 125 persen pada April tahun ini dibandingkan dengan periode serupa tahun lalu.

Regional CEO 4 PT Pupuk Indonesia (Persero), Wisnu Ramadhani menyampaikan bahwa, per 14 April 2026 penebusan pupuk bersubsidi Pupuk Indonesia di Indonesia Timur mencapai 332.255 ton.

Angka ini meningkat 125% dibandingkan tahun 2025 di periode yang sama.

"Pupuk Indonesia terus berupaya untuk memastikan penyaluran pupuk bersubsidi tetap stabil, di tengah tatangan geopolitik dunia," demikian disampaikan Wisnu di hadapan awak media dalam acara media gathering di Manado, Jumat (17/4).

Hal ini disebabkan kemandirian Pupuk Indonesia dalam kemampuan memproduksi pupuk Urea, dengan pasokan bahan baku gas alam sudah tersedia di dalam negeri. Serta strategi diversifikasi sumber bahan baku pupuk lainnya yang diperoleh dari negara-negara di luar wilayah konflik.

Penyederhanaan regulasi

Terkait kenaikan penebusan pupuk bersubsidi di Indonesia bagian Timur, tambahnya, tidak lepas dari penyederhanaan regulasi distribusi pupuk yang dijalankan Pemerintah melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 6 tahun 2025.

Bahkan, pemerintah menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sebesar 20 persen sejak 22 Oktober lalu. Ditambah lagi, pemerintah di tahun 2026 juga memberikan alokasi pupuk bersubsidi bagi sektor perikanan, sehingga mempermudah akses kemudahan akses pupuk bagi petani.

Lebih lanjut ia memastikan, stok pupuk bersubsidi di Indonesia bagian Timur dalam kondisi baik. Pupuk-pupuk ini siap ditebus petani terdaftar sesuai dengan alokasi. Pupuk Indonesia juga memastikan bahwa Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS) atau kios/pengecer akan melayani petani terdaftar sesuai dengan HET yang ditetapkan pemerintah.

(asa)


KOMENTAR

TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK