Purbaya Bongkar Bobrok Birokrasi: Ngaku Siap, Tapi Tak Dikerjakan

CNN Indonesia
Rabu, 22 Apr 2026 15:35 WIB
Menkeu Purbaya mengungkap kebiasaan buruk di birokrasi yang ia temukan, yakni pegawai mengaku siap menjalankan arahan, tetapi tak dikerjakan berbulan-bulan. (CNN Indonesia/Lidya Julita Sembiring).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap kebiasaan buruk di birokrasi yang ia temukan, yakni pegawai mengaku siap menjalankan arahan, tetapi pekerjaan tak kunjung dikerjakan hingga berbulan-bulan.

Purbaya mengatakan ketika orang tersebut akhirnya digeser dari jabatannya, ia justru menangis.

"Kalau di birokrasi dikasih tahu (diberi arahan), di depan bilang, 'Siap pak', (ternyata) tidak dikerjakan sampai tiga bulan. Dikasih tahu lagi, tidak dikerjakan lagi. Ketika digeser baru nangis-nangis," ujar Purbaya ketika memberi sambutan dalam acara Simposium PT SMI di Hotel AYANA Midplaza, Jakarta, Rabu (22/4).

Ia mengakui perubahan perilaku dalam sistem birokrasi tidak mudah dilakukan. Hal ini terlihat saat dirinya berupaya memperbaiki kebocoran penerimaan negara dan menahan masuknya barang ilegal ke pasar domestik.

Purbaya menyebut upaya pembenahan tersebut sudah mulai berjalan, tetapi kebocoran masih ditemukan di lapangan. Ia memastikan perbaikan akan terus dilakukan.

"Saya perbaiki tax collection, saya lindungi market kita dari barang-barang ilegal. (Ini) sudah mulai jalan, tapi masih bocor sana sini atau orang di lapangan masih bocor, tapi kita akan perbaiki terus," ujar Purbaya.

Ia menegaskan langkah bersih-bersih akan terus dilakukan di lingkungan Kementerian Keuangan.

Purbaya pun mengancam akan menendang orang yang tidak patuh pada bersih-bersih ini.

"Kami akan pastikan pesan itu sampai ke seluruh birokrasi, paling tidak Kementerian Keuangan. Kalau tidak, siap-siap saja angkat koper. Tapi kalau kerjanya bagus nanti kita kasih value atau penghargaan setinggi-tingginya, termasuk insentif," ucap Purbaya.

(dhz/sfr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK