Purbaya Setujui Anggaran Rp5 T Bangun 100 Gudang Baru Bulog

CNN Indonesia
Kamis, 23 Apr 2026 08:45 WIB
Anggaran Rp5 triliun bakal digunakan untuk membangun gudang dengan teknologi terbaru yang dikembangkan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). (FOTO:ANTARA/Hafidz Mubarak A).
Jakarta, CNN Indonesia --

Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa telah menyetujui anggaran Rp5 triliun untuk membangun 100 gudang baru. Tujuannya, untuk mendukung produksi beras yang terus meningkat.

Hal tersebut disampaikan Rizal usai menghadiri rapat koordinasi yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan di Kantor Kemenko Pangan, Rabu (22/4).

"Anggaran sudah terdukung oleh Kementerian Keuangan," ujarnya saat ditemui usia rapat, Rabu (22/4).

Anggaran Rp5 triliun bakal digunakan untuk membangun gudang dengan teknologi terbaru yang dikembangkan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Teknologi yang membuat beras bertahan disimpan hingga dua tahun.

"Empat bulan yang lalu kami sudah kerjasama dengan BRIN dan teknologi itu nanti akan kita adopsi untuk kita terapkan di gudang yang baru. Teknologi itu bisa mampu memelihara beras di gudang itu hampir mencapai dua tahun tanpa harus adanya fumigasi dan lain sebagainya," jelasnya.

Nantinya, semua gudang Bulog lama secara bertahap akan direnovasi menggunakan teknologi yang baru. Dengan demikian, nantinya semua beras di gudang Bulog sangat aman digunakan meski telah disimpan lama.

"Sehingga beras itu akan semakin sehat, semakin higienis dan lebih layak untuk dikonsumsi karena tidak menggunakan campuran-campuran kimia dan lain sebagainya," imbuhnya.

Menurut Rizal, nantinya 100 gudang baru Bulog akan dibangun diberbagai titik di seluruh Indonesia. Di mana, 52 lokasi di lahannya Bulog sendiri dan 48 lokasi di lahannya hasil hibah dari masing-masing pemerintah daerah.

Total kapasitas gudang baru Bulog ini akan mencapai 900 ribu ton. Diharapkan, nantinya semua stok beras bisa disimpan dengan baik di sana.

"Rencana pembangunannya sesegera mungkin. Begitu ini di tanda tangan belia, kita langsung dengan BUMN Karya, BUMN Karya yang ekskusi nanti semuanya. Kapasitas sekitar 900 ribu ton karena tidak semuanya ukurannya sama. Ada yang besar, ada yang kecil," pungkasnya.

(ldy/ins)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK