Kapal Tanker 14 Negara Ini Berhasil Tembus Blokade Selat Hormuz
Upaya Iran memblokade jalur Selat Hormuz sebagai bentuk protes akan serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel, membuat arus lalu lintas laut milik beberapa negara ikut terhambat. Padahal, selat tersebut merupakan jalur energi global yang mengangkut seperlima pasokan minyak dunia.
Meskipun begitu, Iran secara berangsur mulai membuka diri dan mengizinkan beberapa kapal tanker minyak non-Iran untuk melewati selat tersebut sejak dimulainya perang pada 28 Februari.
Berikut daftar negara dengan kapal tankernya diperkenankan melintasi Selat Hormuz menurut data LSEG dan Kpler, sebagaimana dilansir dari Reuters, Rabu (29/4):
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
JEPANG
Kapal tanker berbendera Panama, Idemitsu Maru membawa 2 juta barel minyak Arab Saudi, melintasi Selat Hormuz pada 28 April dan sedang menuju Nagoya di Jepang. Ini menjadi kapal tanker minyak mentah terkait Jepang pertama yang melintasi selat sejak perang Iran dimulai.
INDONESIA
Kapal tanker berbendera Panama, Crave, yang membawa gas minyak cair (LPG) dari Uni Emirat Arab, sedang menuju Indonesia.
Meskipun begitu, Kementerian ESDM membantah satu kapal tanker yang berhasil melintas Selat Hormuz tersebut memuat LPG untuk Indonesia.
Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia memastikan informasi yang menyebut kapal tanker itu memuat LPG untuk Indonesia tidak benar.
"Sejauh ini laporan dari Pertamina, yang kami terima informasi yang beredar tersebut tidak benar," ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Rabu (22/4).
MOZAMBIK
Kapal tanker Akti A, yang membawa muatan diesel dari Bahrain, sedang menuju Mozambik.
KOREA SELATAN
Kapal tanker berbendera Liberia Navig8 Macallister sedang mengirimkan sekitar 500 ribu barel nafta Uni Emirat Arab (UEA) ke Ulsan, Korea Selatan.
Selain itu, sebuah kapal tanker minyak akan membongkar muatannya di kilang minyak Korea Selatan Hyundai Oilbank setelah melewati Selat Hormuz, menurut data pengiriman.
Adapula Kapal Odessa berbendera Malta melewati selat tersebut pada 13 April, menurut data Kpler tanpa menunjukkan di mana kapal tanker tersebut memuat minyak.
TAIWAN
Kapal tanker minyak mentah super besar (VLCC) berbendera Liberia Fpmc C Lord sedang membawa sekitar 2 juta barel minyak mentah Saudi dan menuju pelabuhan Mailiao di Taiwan.
SRI LANKA
Kapal Desh Garima berbendera India yang bermuatan sekitar 780 ribu barel minyak mentah Das dari UEA sedang menuju Sri Lanka.
UNI EMIRAT ARAB
Kapal Ruby membawa pupuk Qatar ke UEA.
ITALIA
Kapal pengangkut curah Merry M membawa kokas minyak bumi yang dimuat dari Arab Saudi ke Ravenna di Italia.
THAILAND
Kapal tanker Athina, yang bermuatan nafta dari Bahrain, melintasi selat pada 18 April dan sedang menuju Thailand.
Selain itu, ada juga kapal tanker minyak Thailand milik Bangchak Corporation BCP.BK telah berhasil melewati Selat Hormuz setelah koordinasi diplomatik antara Thailand dan Iran. Kapal itu tidak diharuskan membayar untuk menghindari blokade, kata seorang pejabat Thailand dan perusahaan minyak besar pemilik kapal tersebut pada 25 Maret.
Selanjutnya, ada kapal tanker Suezmax Pola yang membongkar 1 juta barel minyak mentah Khafji di Thailand dan Singapura, menurut data Kpler.
CHINA
Kapal pengangkut LPG Raine sedang menuju Tiongkok setelah melintasi selat pada 18 April.
Kapal tanker VLCC berbendera China, Cospearl Lake dan He Rong Hai, juga dilaporkan keluar dari Selat Hormuz pada 11 April.
Cospearl Lake yang bermuatan minyak Irak, diperkirakan tiba di pelabuhan Zhoushan, Tiongkok pada 1 Mei. Sedangkan He Rong Hai sedang menuju Myanmar untuk membongkar muatan minyak mentah Saudi.
Kedua kapal tanker VLCC tersebut disewa oleh Unipec, divisi perdagangan dari raksasa energi Tiongkok, Sinopec 600028.SS.
Selanutnya Kapal tanker VLCC Dhalkut yang melewati selat pada 2 April, sedang menuju Myanmar untuk membongkar minyak mentah Saudi pada 22 April, menurut data Kpler. Minyak mentah yang dibongkar di Myanmar biasanya dikirim ke kilang PetroChina 601857.SS Yunnan.
Pada 31 Maret, juru bicara Kementerian Luar Negeri China mengatakan bahwa tiga kapal China baru-baru ini berlayar melalui Selat Hormuz setelah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.
INDIA
Kapal pengangkut LPG Artman melintasi selat pada 18 April dan sedang menuju India.
Setidaknya dua VLCC dan dua kapal tanker suezmax meninggalkan Teluk pada Maret dan April untuk membongkar minyak mentah di India.
VLCC Habrut yang melintasi selat pada 2 April sedang menuju Paradip, untuk membongkar minyak mentah Abu Dhabi milik Indian Oil Corp IOC.NS pada 15 April.
Sementara itu, VLCC Marathi membongkar minyak mentah Saudi di pelabuhan Sikka untuk Reliance Industries RELI.NS pada 28 Maret, menurut data Kpler.
Kapal tanker suezmax Smyrni berbendera Liberia meninggalkan selat pada 12 Maret dan membongkar 1 juta barel minyak mentah Saudi di Mumbai untuk perusahaan penyulingan milik negara Hindustan Petroleum Corp HPCL.NS pada 16 Maret, menurut data tersebut.
Sedangkan kapal Suezmax Shenlong lainnya meninggalkan selat pada 6 Maret dan membongkar minyak mentah Saudi yang sama di Mumbai pada 11 Maret.
Kapal tanker berbendera Gabon, MSG, yang bermuatan bahan bakar residu menuju pelabuhan Pipavav di India setelah melewati selat pada 9 April, menurut data Kpler.
Kapal Navara berbendera Liberia, yang berlayar melalui selat pada 31 Maret, membongkar bahan bakar minyak di pelabuhan Sikka pada 8 April, menurut data tersebut.
Dua kapal tanker LPG tujuan India yang membawa sekitar 94 ribu metrik ton gas masak telah berhasil melewati Selat Hormuz dan sedang menuju India, kata pemerintah pada akhir Maret.
Selanjutnya ada BW Tyr yang membongkar muatan di Mumbai dan Pipavav antara 5 dan 7 April, sementara BW Elm membongkar muatan di tiga pelabuhan India antara 6 dan 15 April, menurut data Kpler.
Sebelumnya, empat kapal tanker LPG berbendera India lainnya telah keluar dari selat tersebut - Shivalik, Nanda Devi, Pine Gas, dan Jag Vasant.
VIETNAM
Kapal tanker VLCC berbendera Malta, Agios Fanourios I, memasuki Teluk melalui selat tersebut pada 15 April dalam upaya kedua untuk transit, menurut data Kpler.
Kapal tanker tersebut termasuk di antara beberapa kapal yang mencoba memasuki Teluk pada hari Minggu selama gencatan senjata AS-Iran.
Kapal tersebut sedang menuju Irak untuk memuat minyak mentah Basra yang akan diangkut ke Vietnam, menurut data yang ada.
MALAYSIA
Kapal tanker VLCC Serifos berbendera Liberia memasuki dan keluar dari area uji coba Selat Hormuz yang melewati Pulau Larak Iran pada 10 April. Kapal tanker tersebut, yang membawa minyak mentah yang dimuat dari Arab Saudi dan Uni Emirat Arab pada awal Maret, diperkirakan akan tiba di pelabuhan Malaka, Malaysia pada 21 April.
Ocean Thunder, yang dimuat dengan minyak mentah Irak dan disewa oleh unit perusahaan energi negara Malaysia, Petronas, melintasi jalur air tersebut pada 5 April dan diperkirakan akan membongkar muatannya berupa 1 juta barel minyak mentah Basrah Heavy di Pengerang, Malaysia pada 18 April.
Kedua kapal tanker tersebut termasuk di antara tujuh kapal yang terkait dengan Malaysia yang diizinkan oleh Iran untuk melintasi selat tersebut, menurut dua orang yang mengetahui masalah ini kepada Reuters.
PAKISTAN
Dua kapal tanker berbendera Pakistan memasuki Teluk pada 12 April.
Kapal tanker Aframax Shalamar menuju Uni Emirat Arab pada Senin (27/4) untuk memuat minyak mentah Das, menurut data, sementara kapal tanker Panamax Khairpur menuju Kuwait untuk memuat produk olahan, menurut data tersebut.
Kapal tanker Aframax P. Aliki melewati selat tersebut pada 28 Maret dan membongkar minyak mentah Saudi di Karachi pada 31 Maret.
as a preferred source on Google