Rupiah Loyo ke Rp17.237 Pagi Ini, Tertekan Sentimen Timur Tengah
Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.237 per dolar AS pada perdagangan Selasa (28/4) pagi. Mata uang Garuda melemah 26 poin atau 0,15 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
Mata uang di kawasan Asia yang bergerak bervariasi terhadap dolar AS. Yuan China turun 0,05 persen, peso Filipina melemah 0,12 persen, dolar Singapura terperosok 0,05 persen dan yen Jepang jatuh 0,07 persen.
Sementara ringgit Malaysia justru menguat 0,4 persen. Won Korea Selatan juga naik tipis 0,02 persen dan dolar Hong Kong bangkit 0,02 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mata uang utama negara maju cenderung melemah terhadap dolar AS. Euro turun 0,07 persen, poundsterling Inggris melemah 0,08 persen, dan dolar Australia terkoreksi 0,12 persen.
Kemudian, dolar Kanada dan franc Swiss masing-masing juga melemah 0,07 persen dan 0,13 persen.
Analis mata uang DOO Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah tertekan oleh perubahan sentimen pasar global yang kembali cenderung menghindari risiko (risk off).
"Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS di tengah sentimen yang berbalik risk off dari ketidakpastian perdamaian di Timur Tengah oleh laporan apabila AS tidak menerima usulan perdamaian terbaru Iran. Indeks dolar AS dan harga minyak mentah dunia terpantau kembali naik," ujarnya kepada CNNIndonesia.com.
Ia memperkirakan pergerakan rupiah hari ini berada dalam rentang Rp17.150 hingga Rp17.300 per dolar AS.
(lau/pta) Add
as a preferred source on Google