Said Aqil Sebut Palang Pintu Kereta Bukan Tanggung Jawab KAI

CNN Indonesia
Selasa, 28 Apr 2026 20:11 WIB
Said menjelaskan pihaknya kerap mengingatkan dan mengajak pemerintah daerah untuk membuat palang pintu sesuai prosedur. Namun, hal itu belum terlaksana. (FOTO:Arsip Istimewa).
Jakarta, CNN Indonesia --

Komisaris Utama (Komut) Pt Kereta Api Indonesia (KAI) Said Aqil Siradj menekankan bahwa pembuatan palang pintu adalah tanggung jawab pemerintah setempat. Ia menilai palang pintu menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan kereta di Bekasi Timur.

"(Kewajiban) Pemerintah daerah, pemerintah setempat. Ya perbatasan Kemenhub, berkoordinasi dengan kepala daerah, Kemendagri juga. Itu bukan kewajiban KAI," ujar Said Aqil seusai menjenguk korban di RSUD Bekasi, Selasa (28/4) dilansir dari Detik.

Ia juga menegaskan bahwa tugas KAI hanya sebatas menjalankan kereta dan menarik tiket penumpang.

"Jadi banyak orang enggak paham, saya sendiri sebelum jadi Komut enggak paham. Saya kira palang itu kewajiban KAI, (ternyata) bukan," imbuh dia.

Said menjelaskan pihaknya kerap mengingatkan dan mengajak pemerintah daerah untuk membuat palang pintu sesuai prosedur. Namun, hal itu belum terlaksana.

"Ya kita sudah sering sekali mengimbau, malah waktu di Jawa Timur semua kumpul bupati-bupati yang ada sebidang itu. Waktunya, oke, kolaborasi, ya tapi belum ada pelaksanaannya," ungkapnya.

Said juga tak menampik bahwa untuk membuat palang pintu kereta api membutuhkan anggaran yang besar. Namun, ia menekankan hal itu demi keselamatan nyawa.

"Bikin palang yang bagus itu Rp3 miliar, satu. Bukan barang murah," katanya.

Dia menuturkan, insiden kecelakaan kereta (KA) Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur akan menjadi perhatian. Besok pihaknya akan melakukan evaluasi.

"Pasti kita akan ada rapat besok, jam 9, dievaluasi. Alhamdulillah Presiden sudah cepat sekali nengok ke sini," tandasnya.

(ins)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK