Wamen ESDM Angkat Suara soal Harga BBM Diesel Tembus Rp30 Ribu
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) buka suara soal harga bahan bakar diesel yang kini sudah menembus Rp30 ribu per liter di sejumlah SPBU swasta.
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan pemerintah masih melakukan asesmen untuk menghitung dampak lonjakan diesel terhadap kemungkinan penyesuaian harga BBM jenis gasoline.
"(Peluang kenaikan harga gasoline) masih sama BPH Migas dilakukan asesmen," ujar Yuliot di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta Pusat, Senin (4/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernyataan itu muncul setelah publik menyoroti lonjakan tajam harga solar nonsubsidi di tengah gejolak harga energi global.
Kenaikan diesel dinilai bisa memberi efek berantai ke struktur biaya distribusi maupun biaya operasional sektor transportasi dan industri sehingga memunculkan spekulasi bahwa bensin nonsubsidi akan ikut terkerek.
Kendati, Yuliot belum merinci apakah asesmen tersebut akan berujung pada penyesuaian harga gasoline atau hanya sebatas pemantauan. Ia menegaskan perhitungan masih dilakukan bersama BPH Migas.
Dalam kesempatan sama, Yuliot juga menanggapi perkembangan impor minyak mentah dari Rusia yang sebelumnya digadang-gadang akan segera memperkuat stok energi nasional. Ia memastikan hingga kini pasokan crude dari Rusia belum dikirim ke Indonesia.
"(Impor minyak mentah dari Rusia) masih dalam proses," ujarnya.
Yuliot memastikan pengiriman minyak mentah Rusia ke Indonesia sampai saat ini belum terealisasi.
Menurut dia, pemerintah masih menuntaskan penyelesaian kerja sama antar badan usaha serta instrumen teknis impor sebelum realisasi pengiriman dilakukan. Waktu pasti kedatangan crude Rusia, kata dia, akan diumumkan kemudian oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
"Itu kan ada badan usaha, itu ada kerja sama, itu juga lagi penyelesaian. Nanti kapan realisasinya akan disampaikan sama Pak Menteri (Bahlil)," kata Yuliot.
Pernyataan tersebut sekaligus menandakan komitmen impor 150 juta barel minyak mentah dari Rusia masih berhenti di tahap persiapan, belum masuk ke tahap pengapalan ke Indonesia.
Padahal, crude Rusia sebelumnya dipandang sebagai salah satu opsi pemerintah untuk memperkuat cadangan energi di tengah lonjakan harga minyak dunia. Namun hingga saat ini, skema badan usaha, jalur impor, serta mekanisme pembiayaannya masih dibahas lintas kementerian dan pelaku usaha.
Sebagai latar belakang, memasuki awal Mei 2026 harga BBM diesel di sejumlah SPBU swasta Jakarta memang mengalami kenaikan signifikan. Di SPBU BP-AKR, harga BP Ultimate Diesel naik dari Rp25.560 per liter menjadi Rp30.890 per liter.
Kenaikan serupa terjadi di SPBU Vivo, di mana Primus Diesel Plus melonjak dari Rp14.610 per liter menjadi Rp30.890 per liter.
Di SPBU Pertamina, harga diesel nonsubsidi juga ikut naik meski belum setinggi SPBU swasta. Pertamina Dex kini dijual Rp27.900 per liter dan Dexlite Rp26 ribu per liter.
(del/sfr) Add
as a preferred source on Google