Rupiah Bangkit ke Rp17.390 Pagi Ini, Harapan Damai AS-Iran Tekan Dolar
Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.390 per dolar AS pada perdagangan Rabu (6/5) pagi. Mata uang Garuda menguat 34 poin atau 0,19 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di kawasan Asia yang sama-sama menguat terhadap dolar AS. Yuan China naik 0,14 persen, peso Filipina menguat 0,31 persen, ringgit Malaysia terapresiasi 0,25 persen.
Sementara itu, dolar Singapura menguat 0,16 persen, yen Jepang naik 0,12 persen, dan won Korea Selatan melonjak 0,77 persen. Sementara itu, dolar Hong Kong cenderung stabil.
Penguatan juga terjadi pada mata uang utama negara maju terhadap dolar AS. Euro Eropa naik 0,26 persen, poundsterling Inggris menguat 0,26 persen, dolar Australia menguat 0,64 persen, dolar Kanada naik 0,15 persen, dan franc Swiss terapresiasi 0,22 persen.
Lihat Juga : |
Analis mata uang DOO Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah berpotensi melanjutkan penguatan terhadap dolar AS yang melemah di tengah meningkatnya harapan tercapainya kesepakatan perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran.
"Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS yang melemah oleh meningkatnya harapan akan kesepakatan perdamaian AS-Iran setelah Trump mengisyaratkan "kemajuan besar" menuju kesepakatan akhir dengan Teheran," ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Rabu (6/5).
Ia memperkirakan pergerakan rupiah hari ini berada dalam rentang Rp17.350 per dolar AS hingga Rp17.450 per dolar AS.
(lau/ins)