IHSG Diproyeksi Merah Jelang Long Weekend
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melemah pada perdagangan Rabu (13/5).
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih rawan terkoreksi pada perdagangan hari ini meski peluang penguatan jangka pendek tetap terbuka.
"Worst case, IHSG berpotensi turun ke 6.644-6.727 dengan area gap di 6.538-6.585 yang perlu dicermati, sementara target penguatan terdekat berada di 6.870-6.895," ujar Herditya dalam riset hariannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan sentimen tersebut, Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 6.745, 6.682 dan resistance 6.917, 7.069 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni BBCA, BIRD, ISAT, dan MINA.
Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham berpeluang rebound setelah mendekati target koreksi normal di level 6.727 meski tekanan jangka pendek masih bisa berlanjut.
"Selama IHSG mampu bertahan di atas 6.727, peluang rebound masih terbuka. Namun jika tekanan berlanjut, pelemahan dapat menguji 6.640-6.650 bahkan berisiko turun di bawah 6.400," ujar Ivan.
Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 6.727, 6.587, dan 6.363 dan resistance 7.037, 7.268, dan 7.403 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni AADI, ADMR, CPIN, dan PTBA.
IHSG ditutup di level 6.858 pada perdagangan Selasa (12/5) sore. Indeks saham melemah 46,72 poin atau minus 0,68 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp16,29 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 32,98 miliar saham.
Pada penutupan kemarin, 207 saham menguat, 463 terkoreksi, dan 151 stagnan.
Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.
(del/pta) Add
as a preferred source on Google