Mentan Beber Kalkulasi Stok Beras RI Hadapi Ancaman El Nino Godzilla
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membeberkan kalkulasi rinci mengenai kekuatan stok beras nasional dalam menghadapi ancaman fenomena kekeringan ekstrem El Nino Godzilla.
Berdasarkan kalkulasi Kementerian Pertanian, total stok beras yang tersebar di berbagai sektor saat ini diproyeksikan mencapai angka 28 juta ton.
Amran merinci jumlah tersebut mencakup stok fisik di gudang Bulog, tanaman yang sedang dalam masa pertumbuhan (standing crop), hingga cadangan yang tersedia di masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang stok kita 5,3 juta ton. Standing crop kita 11 juta ton. Kemudian juga di Horeka (hotel, restoran, dan kafe), hotel, rumah-rumah, itu 12 juta ton. Totalnya 28 juta ton. Itu bertahan 11 bulan," ujar Amran saat meninjau Gudang Penyangga Bulog di Surabaya, Rabu (13/5).
Amran menjelaskan, dengan ketahanan stok selama 11 bulan, Indonesia memiliki posisi yang aman hingga awal tahun depan.
Jika dihitung sejak masa panen, cadangan pangan nasional diprediksi masih mencukupi hingga Maret tahun depan.
Hitungan tersebut kemudian dibandingkan dengan prediksi durasi El Nino Godzilla yang diperkirakan akan berlangsung selama enam bulan.
Ia meyakini persiapan infrastruktur produksi dan penyediaan bibit unggul tahan kekeringan yang dilakukan pemerintah sejak dini akan menjadi kunci utama menjaga stabilitas pangan nasional.
"Sedangkan El Nino Godzilla yang diprediksi, mudah-mudahan tidak benar, itu 6 bulan. Sedangkan kekuatan kita 11 bulan. Tetapi perlu diingat selama El Nino itu produksi minimal 2 juta ton. Kalau 2 juta (ton) kali 6, berarti 12 juta. Artinya apa? Bisa sampai bulan Juli, Agustus. Enggak ada masalah kan? Karena kita sudah persiapkan sejak awal," pungkasnya.
(frd/sfr) Add
as a preferred source on Google