Prabowo Janji Kredit Murah untuk Rakyat Lewat Kopdes Merah Putih

CNN Indonesia
Sabtu, 16 Mei 2026 15:10 WIB
Presiden Prabowo Subianto menjanjikan akses kredit murah bagi masyarakat desa melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang mulai dioperasikan pemerintah. (Tangkapan layar youtube Sekretariat Presiden)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Prabowo Subianto menjanjikan akses kredit murah bagi masyarakat desa melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang mulai dioperasikan pemerintah.

Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan operasionalisasi 1.061 Kopdes Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5).

Prabowo mengatakan pemerintah akan menyalurkan kredit murah melalui Kopdes Merah Putih untuk membantu masyarakat kecil, terutama pelaku usaha mikro di desa.

"Melalui Koperasi Merah Putih juga kita salurkan nanti kredit-kredit murah untuk rakyat," ujar Prabowo.

Ia mengungkapkan sebelumnya telah memerintahkan penurunan bunga program Mekaar Supermikro milik PT Permodalan Nasional Madani (PNM).

Menurutnya, bunga pinjaman program tersebut sebelumnya mencapai 24 persen dan dinilai terlalu tinggi bagi masyarakat kecil.

"Tadinya bunganya 24 persen, 22 persen. Saya perintahkan harus turun di bawah 10 persen," katanya.

Prabowo menyebut setelah berkoordinasi dengan Menteri Keuangan dan Danantara, bunga pinjaman akhirnya diturunkan menjadi 8 persen.

"Akhirnya Menteri Keuangan dan Danantara, sudah 8 persen. Pokoknya di bawah. Masa pengusaha besar dapat 9 persen, emak-emak di kampung dapat 24 persen? Ya enggak benar itu. Kita ubah," ujarnya.

Ia memastikan ke depan pemerintah akan memperluas akses kredit murah bagi masyarakat melalui gerai layanan keuangan yang tersedia di koperasi desa.

"Nanti untuk semua rakyat kita akan beri kredit yang relatif murah lah. Jadi akan ada gerai lembaga keuangan di koperasi ini," kata Prabowo.

Selain layanan pembiayaan, Prabowo mengatakan koperasi desa juga akan menjadi pusat distribusi sembako, pupuk subsidi, LPG 3 kilogram, layanan logistik, hingga penyerapan hasil panen petani.

Menurutnya, keberadaan koperasi akan membuat desa lebih mandiri dan tidak lagi bergantung pada pihak luar untuk menjual hasil pertanian maupun memenuhi kebutuhan pokok masyarakat.

(lau/fra)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK