Prabowo Janji 30 Ribu Koperasi: 20 Ribu Juga Jarang di Negara Lain

CNN Indonesia
Sabtu, 16 Mei 2026 14:25 WIB
Prabowo mengatakan target 30 ribu jadi upaya memperkuat ekonomi desa yang terintegrasi dengan distribusi pangan, logistik, hingga layanan pembiayaan rakyat.
Prabowo mengatakan target 30 ribu jadi upaya memperkuat ekonomi desa yang terintegrasi dengan distribusi pangan, logistik, hingga layanan pembiayaan rakyat. (FOTO:Tangkapan layar youtube Sekretariat Presiden).
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Prabowo Subianto menargetkan peresmian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) hingga 30 unit pada Agustus 2026.

Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan operasionalisasi 1.061 Kopdes Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5).

Prabowo mengatakan target tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi desa melalui koperasi yang terintegrasi dengan distribusi pangan, logistik, hingga layanan pembiayaan rakyat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari 1.000 ini dilaporkan kepada saya bahwa pada Agustus kita akan lompat meresmikan 30 ribu koperasi," ujar Prabowo dalam pidatonya.

Meski demikian, ia menilai capaian 20 ribu koperasi pun sudah menjadi prestasi besar yang jarang ditemukan di negara lain.

"Kalau umpamanya tidak sampai 30 ribu, kalau hanya sampai 20 ribu, saya katakan 20 ribu ini adalah prestasi yang saya kira jarang bisa diketemukan di negara lain," katanya.

[Gambas:Youtube]

Prabowo bahkan menantang adanya riset terkait negara lain yang mampu membangun dan meresmikan puluhan ribu koperasi dalam waktu singkat.

"Silakan diadakan suatu research, negara mana yang membangun dan meresmikan 20 ribu koperasi dalam waktu satu tahun. Saya kira jarang," ujarnya.

Dalam pidatonya, Prabowo mengatakan koperasi akan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi desa sehingga masyarakat tidak lagi bergantung pada pihak luar.

Ia menyinggung persoalan petani yang selama ini kesulitan modal, pupuk, hingga akses pasar usai panen.

"Masalah petani dari dulu masalahnya sama, pupuk, modal, dan juga habis panen susah ke pasar," katanya.

Menurutnya, melalui koperasi desa, petani nantinya memiliki fasilitas transportasi sendiri seperti truk dan pikap untuk mendistribusikan hasil panen langsung ke pasar.

Prabowo menjelaskan KDMP juga akan menyediakan berbagai layanan bagi masyarakat, mulai dari sembako subsidi, distribusi LPG dan pupuk subsidi, kredit murah, layanan logistik bekerja sama dengan Pos Indonesia, hingga apotek obat murah.

Ia menilai percepatan pembangunan koperasi menjadi bukti pemerintah mampu menjalankan program besar jika didukung strategi dan kerja sama antarlembaga.

"Pemerintah Indonesia dengan lembaga-lembaganya, dengan institusi-institusinya, kalau punya kehendak, kalau punya strategi, kalau punya tekad, kalau punya kerja sama, kita mampu berbuat yang luar biasa," ujar Prabowo.

"Kita tidak boleh jadi bangsa yang kalah. Kita harus jadi bangsa yang menang dan kita akan menang, kita akan kuat, kita akan bangkit," pungkasnya.

(lau/ins) Add as a preferred
source on Google