India Naikkan Tarif Impor Emas Demi Rem Rupee Rontok

CNN Indonesia
Senin, 18 Mei 2026 11:31 WIB
India menaikkan tarif impor emas dan perak demi menopang kurs rupee yang terus melemah. PM Modi juga mengimbau masyarakat tak beli emas selama setahun.
India menaikkan tarif impor emas dan perak demi menopang kurs rupee yang terus melemah. PM Modi juga mengimbau masyarakat tak beli emas selama setahun. (Foto: istockphoto/brightstars)
Jakarta, CNN Indonesia --

India menaikkan tarif impor emas dan perak dalam upaya menopang nilai tukar rupee yang terus melemah terhadap dolar AS.

Langkah menaikkan tarif impor emas dan perak juga dalam rangka memperkuat cadangan devisa yang terpukul akibat perang di Timur Tengah.

Impor emas dibiayai menggunakan mata uang dolar AS, yang berarti pembeli harus menguras cadangan devisa atau menukar rupee untuk membeli emas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan laporan AFP pada Rabu (13/5), Pemerintah India menaikkan tarif impor emas dan perak lebih dari dua kali lipat, menjadi sekitar 15 persen dari sebelumnya 6 persen.

Di India, emas dipandang sebagai simbol kekayaan dan kemakmuran. Logam mulia ini juga banyak digunakan dalam pernikahan maupun festival. Tak heran, emas menempati posisi kedua barang impor terbesar India setelah minyak mentah.

Perdana Menteri India Narendra Modi beberapa hari sebelumnya juga telah mengimbau masyarakat untuk menghindari membeli emas selama setahun. Pasalnya, pelemahan rupee terhadap dolar AS selama setahun terakhir semakin memburuk akibat perang Iran.

Modi juga mendesak rakyat India mengurangi konsumsi bensin dan diesel sebagai respons terhadap gangguan pasokan akibat perang di Timur Tengah.

Krisis pasokan energi akibat penutupan Selat Hormuz menghantam India cukup keras lantaran New Delhi merupakan importir minyak terbesar ketiga di dunia.

Karena itu, lonjakan harga minyak telah menekan cadangan devisa India. Melonjaknya harga minyak mentah meningkatkan tagihan impor India, sehingga memberi tekanan tambahan pada neraca pembayaran dan cadangan devisa negara tersebut.

[Gambas:Youtube]

(pta) Add as a preferred
source on Google