BEI Sebut 15 Perusahaan Antre Melantai di Bursa

CNN Indonesia
Kamis, 21 Mei 2026 04:45 WIB
BEI Sebut 15 Perusahaan Antre Melantai di Bursa
Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebutkan dalam waktu dekat ada 15 perusahaan yang akan Initial Public Offering (IPO) atau melantai di bursa saham. Ilustrasi. (Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia --

Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebutkan dalam waktu dekat ada 15 perusahaan yang akan melantai di bursa saham (Initial Public Offering/ IPO). Paling lambat di Agustus 2026 semuanya sudah masuk.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan nantinya perusahaan tersebut masuk mulai bulan depan dan secara bertahap selesai pada Agustus.

"Jadi kalau dari sisi laporan keuangannya itu bervariasi. Ada yang Juni, ada yang di Agustus. Jadi yang 15 itu adalah perusahaan-perusahaan yang sangat berpotensi untuk tercatat sampai dengan Agustus," ujar Nyoman ditemui di Gedung BEI, Selasa (19/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kendati, Nyoman belum mau mengungkap apa saja perusahaan yang bakal mencatatkan saham tersebut. Ia hanya memberi bocoran sektornya mulai dari cyclical hingga infrastruktur.

"15 ini kalau kita lihat sektornya yang paling banyak itu ada di consumer cyclical, terus kemudian yang berikutnya di consumer noncyclical, kemudian ada infrastructure, kemudian ada teknologi healthcare Ini kan menarik juga ya," katanya.

Dari 15 perusahaan, 11 adalah perusahaan besar dan empatnya menengah. Salah satu yang potensinya besar memberikan dana segar jumbo adalah sektor entertainment sekaligus kebun binatang.

"Bukan Production House tapi itu terkait dengan secara riil dapat kita nikmati entertainmentnya. Artinya kalau dari sisi, apa namanya, kalau anak-anak ingin kita educate ada kebun binatangnya. Itu kan relatif secara real bisa kita lihat," pungkasnya.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), saat ini jumlah investor ritel baru bertambah 7 juta (year to date/ytd). Dengan demikian, maka total investor di bursa saham menjadi 27 juta orang.

"Terus kemudian dari sisi kualitas atau performance perusahaan tercatat kita yang ditunjukkan oleh financial performance relatif meningkat," pungkas Nyoman.

[Gambas:Video CNN]

(ldy/sfr) Add as a preferred
source on Google