Prabowo ke Asing: Kalau Gak Mau Beli Sawit Pakai Harga RI, Jangan Beli

CNN Indonesia
Rabu, 20 Mei 2026 13:23 WIB
Presiden Prabowo Subianto ingin Indonesia menentukan sendiri harga minyak sawit mentah (crude palm oil/ CPO) yang diekspor. (REUTERS/Willy Kurniawan).
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Prabowo Subianto ingin Indonesia menentukan sendiri harga minyak sawit mentah (crude palm oil/ CPO) yang diekspor, bukan mengikuti harga yang ditetapkan negara lain.

Prabowo bahkan menyatakan Indonesia tak perlu menjual sawit ke negara lain apabila pembeli tidak mau mengikuti harga yang ditetapkan pemerintah Indonesia.

"Kalau mereka enggak mau beli pakai harga kita, ya nggak usah beli. Kita pakai kelapa sawit kita sendiri," ujar Prabowo dalam pidatonya pada Rapat Paripurna DPR RI ke-19 terkait KEM dan PPKF RAPBN 2027 di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (20/5).

Prabowo mengatakan selama ini Indonesia sebagai produsen sawit terbesar dunia justru tidak memiliki kendali terhadap penentuan harga komoditas tersebut. Ia pun mengaku telah meminta para menterinya untuk mengubah kondisi tersebut.

"Kita merasa aneh, kita produsen kelapa sawit terbesar di dunia. Tapi harga kelapa sawit ditentukan di negara lain. Saya mengatakan kepada menteri-menteri saya, ini tidak boleh terjadi lagi," ujarnya.

Ia menegaskan pemerintah ingin harga sawit ditentukan langsung oleh Indonesia sebagai negara produsen utama.

"Saya tidak mau harga kelapa sawit kita ditentukan oleh bangsa lain. Kita tentukan harga kita," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyoroti masih terjadinya praktik under invoicing dalam kegiatan ekspor Indonesia. Dalam hal ini, nilai ekspor yang dilaporkan selama ini jauh lebih rendah dibandingkan nilai sebenarnya.

Bahkan, nilai ekspor yang tidak dilaporkan sebagaimana mestinya diduga mencapai 50 persen.

Selain sawit, Prabowo meminta pola serupa diterapkan pada komoditas sumber daya alam lain seperti nikel dan emas.

Menurut dia, Indonesia harus memiliki posisi tawar lebih kuat sebagai negara penghasil komoditas strategis dunia.

(lau/sfr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK