Purbaya Singgung 'Ekonom Tiktok' saat Ditanya Siswa SMA
Sesi 1 on 1 talkshow eksklusif dalam Jogja Financial Festival 2026 bersama Chairman CT Corp, Chairul Tanjung, dan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menghadirkan pembicaraan yang menarik dan seru.
Dalam acara yang berlangsung di Jogja Expo Center (JEC), Jumat (22/5), ini menghadirkan obrolan menarik mengenai kondisi ekonomi Indonesia selama kurang lebih satu jam. Setelah sesi 1 on 1 tersebut, Purbaya menerima pertanyaan dari audiens.
Chairul Tanjung sebagai moderator kemudian menunjuk beberapa siswa untuk naik ke atas panggung dan memaparkan pertanyaannya. Dua siswa yang ditunjuk pun bergantian menyampaikan pertanyaannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Siswa pertama, Dewi, yang sekolah di SMAN 3 Yogyakarta bertanya: "Bagaimana bapak selaku Menkeu dan pelaku usaha swasta agar angka pertumbuhan ekonomi bisa benar-benar menetas menjadi angka pendapatan riil di dompet masyarakat?"
Menanggapi pertanyaan Dewi, Purbaya mengatakan zaman sekarang banyak 'ekonom TikTok' yang memberikan informasi ekonomi namun tidak didasari dengan kapasitas dan data yang konkret.
"Sehari lihat TikTok berapa jam? Jadi ini ekonom-ekonom TikTok nih," ucap Purbaya yang disambut gelak tawa audiens.
"Yang mereka belum belajar itu, angka makro itu adalah pemenuhan dan angka mikro, kalau mikronya jelek pasti makronya jelek. Cuma apakah pertumbuhan yang sekarang ini sudah bisa menjangkau seluruh masyarakat? Masih belum, karena kita baru (menghadapi pandemi) Covid," ujar Purbaya menambahkan.
Sementara siswa kedua, Patik Sinaga, bertanya seputar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
"Apakah dengan turunnya angka IHSG, Indonesia bisa cepat keep up dalam pertumbuhan ekonomi?" tanya siswa asal Medan yang bersekolah di SMA Taruna Nusantara itu.
Purbaya menjawab pertanyaan dari Patik dengan memberikan gambaran bahwa krisis moneter yang terjadi di Indonesia tahun 1998 silam tidak akan terjadi lagi.
"Situasi yang berkembang di masyarakat kondisi ekonomi kita sekarang seolah kita akan menuju ke 97/98 lagi, tapi nyatanya kondisi ekonomi kita perbaiki terus, dan boleh dibilang kebijakan fiskalnya tidak ada yang salah," kata Purbaya.
(kum/har) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]