Prabowo Banggakan Danantara Kelola Rp17 Ribu Triliun
Presiden Prabowo Subianto membanggakan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara BPI Danantara (BPI Danantara) mengelola kekayaan bangsa sebesar US$1 triliun atau sekitar Rp17 ribu triliun.
Hal itu disampaikan Prabowo di depan warga Kebumen, Jawa Tengah dalam acara Panen Raya Udang di Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan, Sabtu (23/5).
Menurut Prabowo, Danantara adalah dana kedaulatan Indonesia yang mengelola lebih dari seribu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan total aset Rp17 triliun tersebut.
"Jadi mereka mengelola kekayaan seluruh bangsa. Untuk anak dan cucu kita selanjutnya," kata Prabowo.
Dalam kesempatan ini, Prabowo sekaligus menitipkan pesan kepada COO Danantara sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria untuk mengelola kekayaan itu dengan baik. Sebab, itu adalah uang rakyat yang harus dikembalikan untuk kesejahteraan mereka.
"Jadi harus diurus baik-baik ya. Pak Doni sama semua stafnya. Jangan bocor. Jangan menguap uang itu, uang rakyat itu," tegasnya.
BPI Danantara adalah Sovereign Wealth Fund Indonesia yang mengelola aset negara secara terpusat. Lahir di masa kepemimpinan Prabowo dengan modal dasar sekitar Rp1.000 triliun.
Lihat Juga :JOGJA FINANCIAL FESTIVAL Purbaya Buka-bukaan soal Alasan Prabowo Bentuk BUMN Ekspor |
Danantara dipimpin oleh Rosan Roeslani sebagai Chief Executive Officer (CEO). Di bawah kepemimpinannya, Danantara baru saja membentuk BUMN baru yakni PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) yang mengatur tata kelola ekspor komoditas Sumber Daya Alam (SDA).
Adapun fokus utama Danantara adalah mengelola dan mengonsolidasikan aset BUMN besar serta bertindak sebagai pengawas terpusat untuk transaksi ekspor komoditas guna menutup celah kebocoran devisa.
(lid/sur)