Kementerian ESDM Terjunkan Tim Terkait Blackout Sebagian Sumatra

CNN Indonesia
Minggu, 24 Mei 2026 10:30 WIB
Ilustrasi listrik padam. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan investigasi secara menyeluruh dan komprehensif untuk mengetahui akar penyebab gangguan sistem kelistrikan yang terjadi di sebagian Sumatra pada Jumat (23/5).

Sembari itu, Kementerian ESDM mengklaim juga tengah menyiapkan langkah mitigasi supaya kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

"Pada tahap awal pascapadam meluas kami telah menerjunkan tim inspektur ketenagalistrikan ke lapangan dan akan diperkuat tim berikutnya untuk melakukan investigasi lebih intensif untuk memastikan agar kejadian serupa tidak terulang kembali," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Tri Winarno.

Tri mengatakan, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sudah memberikan arahan agar PT PLN (Persero) untuk melakukan peningkatan keandalan backbone sistem Sumatra dengan pembangunan pembangkit dan transmisi 500 kV/275 kV dan penguatan keandalan sub sistem di setiap provinsi.

Selain itu, PLN juga perlu menyiapkan pembangkit atau infrastruktur blackstart untuk percepatan pemulihan apabila terjadi gangguan.

"Menteri ESDM memberikan arahan kepada kami untuk memastikan percepatan pembangunan pembangkit di wilayah Sumatra bagian barat agar bisa berjalan baik," kata Tri, seperti diberitakan detikFinance pada Minggu (24/5).

Kementerian ESDM meminta PLN memastikan proses pemulihan pasokan listrik dilakukan secara maksimal agar aktivitas masyarakat dapat segera kembali normal.

Saat ini, Kementerian ESDM bersama PLN disebut terus melakukan koordinasi intensif dalam penanganan gangguan sistem kelistrikan yang terjadi di sebagian wilayah Sumatra.

"Kementerian ESDM sebagai regulator dan pengawas subsektor ketenagalistrikan memberikan perhatian serius terhadap kejadian (blackout) ini," ucap Wakil Menteri ESDM Yuliot.

Kami memahami gangguan tersebut menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat serta berdampak pada aktivitas ekonomi dan sosial di wilayah terdampak," sambungnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan yang terjadi serta menjelaskan langkah-langkah pemulihan yang sedang dilakukan.

PLN juga memastikan seluruh personel di lapangan bekerja secara maksimal untuk mempercepat normalisasi sistem kelistrikan di wilayah terdampak.

"Pertama-tama kami atas nama PLN menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat di wilayah Sumatra yang terdampak gangguan sistem kelistrikan," kata Darmawan di Kantor Pusat PLN, Jakarta Selatan, Sabtu (23/5) pagi.

"Sejak kejadian terjadi, seluruh personel kami langsung bergerak melakukan asesmen, pemulihan sistem transmisi dan gardu induk, serta menyalakan kembali pembangkit secara bertahap dan terkoordinasi," tambahnya.

Dia menjelaskan indikasi awal gangguan berasal dari sistem transmisi 275 kV antara Muara Bungo dan Sungai Rumbai di Jambi yang diduga dipengaruhi kondisi cuaca.

Gangguan tersebut kemudian memicu gangguan berantai (domino effect) pada sistem kelistrikan Sumatra sehingga berdampak pada sejumlah pembangkit di berbagai wilayah.

(ryh/end)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK