Pimpinan Bank Mandiri Hadiri Nobar Film 'Semua Akan Baik-baik Saja'
Bank Mandiri mewujudkan komitmen mengapresiasi perfilman dan industri kreatif Indonesia melalui acara nonton bareng film 'Semua Akan Baik-baik Saja' (SABBS) yang mengangkat kepedulian sosial terhadap penyandang disabilitas, dengan dihadiri Direktur Utama Bank Mandiri bersama jajaran Direksi, SEVP, dan pimpinan di Kantor Pusat, Senin (25/5).
Film SABBS, produksi Tiger Wong Entertainment yang disutradarai Baim Wong, menampilkan aktor penyandang Down Syndrome dalam peran sentral dan mengangkat isu sosial terhadap penyandang disabilitas sebagai tema utama. Hal ini menjadikan film bergenre drama keluarga ini selaras dengan program Mandiri Sahabat Difabel, yang telah dilaksanakan Bank Mandiri selama 11 tahun terakhir.
Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan menyatakan, dukungan terhadap SABBS mencerminkan cara bank berlogo pita emas ini memandang industri kreatif sebagai bagian dari ekosistem penggerak perubahan sosial yang perlu diperkuat secara konsisten.
"Bagi kami, acara ini bukan hanya sekedar menonton film, tapi juga menjadi ruang refleksi bagi kita untuk memaknai kembali arti keluarga, kepedulian dan pentingnya hadir bagi satu sama lain. Film ini tidak hanya menghibur, tapi juga membangun empati, memperkenalkan keberagaman, dan menggerakkan kepedulian sosial," kata Riduan dalam sambutannya, Senin (25/5).
Tak hanya bertujuan menggairahkan industri film nasional, format nonton bareng menjadi pendekatan yang efektif dalam membangun kesadaran kolektif seluruh lapisan masyarakat. Menyaksikan karya sinema yang menempatkan difabel sebagai subjek utama mendorong dialog yang lebih terbuka, mempererat empati, dan memperkuat pemahaman atas realitas yang dihadapi komunitas penyandang disabilitas.
Dalam kegiatan nonton bareng ini, Bank Mandiri menegaskan sinergi terintegrasi dalam mengeksekusi agenda sosial yang berdampak dan terukur. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Bank Mandiri juga menyalurkan dukungan sarana dan prasarana kepada 28 yayasan berkebutuhan khusus melalui program Mandiri Sahabat Difabel, wujud komitmen berkelanjutan perseroan dalam mendukung akses pendidikan bagi penyandang disabilitas di seluruh Indonesia.
Bank Mandiri sendiri sejak tahun 2015 juga telah membuka kesempatan bagi para penyandang disabilitas untuk berkarya menjadi bagian dari pegawai Bank Mandiri. Selain di Jakarta, mereka tersebar di beberapa wilayah kerja Bank Mandiri, dengan kesempatan meniti karier yang sama dengan pegawai Mandiri lainnya.
"Bank Mandiri meyakini dukungan pada karya perfilman nasional dan industri kreatif adalah bagian dari tanggung jawab yang setara dengan komitmen kami kepada masyarakat. Kegiatan yang dilakukan serentak hari ini adalah cerminan keunggulan berkelanjutan yang kami bangun yaitu memberikan nilai tambah bagi kehidupan sosial bangsa," pungkas Riduan.
(rea/rir)