BPS Ungkap Penyebab Impor Migas April Melonjak 82 Persen April 2026

CNN Indonesia
Rabu, 03 Jun 2026 07:30 WIB
Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkap alasan impor migas melonjak 82,52 persen menjadi US$4,60 miliar sepanjang April 2026. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Agus Triyono).
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkap alasan impor migas melonjak 82,52 persen menjadi US$4,60 miliar sepanjang April 2026.

Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Pudji Ismartini menerangkan kenaikan impor disebabkan oleh peningkatan pembelian minyak mentah ke sejumlah negara mitra dagang, terbesar dari Nigeria, Brazil, dan Kazakhstan.

"Kenaikan impor migas 82,52 persen ini disebabkan oleh peningkatan nilai impor minyak mentah yaitu 67,49 persen," ujarnya dalam konferensi pers, Selasa (2/6).

Selain itu, BPS juga mencatat ada peningkatan impor hasil minyak mentah dari Malaysia, Singapura dan Mesir.

"Kemudian peningkatan nilai impor hasil minyak sebesar 87,76 persen," imbuhnya.

Secara keseluruhan, impor Indonesia tercatat sebesar US$25,21 miliar sepanjang April 2026. Angka ini naik 22,49 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar US$20,59 miliar.

Impor terdiri dari migas sebesar US$4,60 miliar atau melesat 82,52 persen (yoy) dan nonmigas sebesar US$20,62 miliar atau naik 14,11 persen (yoy).

Berdasarkan sektornya, impor barang konsumsi tercatat sebesar US$2,43 miliar atau naik 42,90 persen (yoy). Lalu, bahan baku/penolong sebesar US$18,65 miliar atau naik 24,56 persen (yoy).

Kemudian, sektor barang modal tercatat US$4,13 miliar atau naik 5,64 persen dari April 2025 yang sebesar US$3,91 miliar.

(ldy/sfr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK