Pengurus DPW IAEI Dorong Jambi Motor Pengembangan Ekonomi Syariah

TIM | CNN Indonesia
Kamis, 04 Jun 2026 15:01 WIB
Sutan Emir Hidayat, menegaskan bahwa Indonesia, termasuk Jambi memiliki peluang besar untuk menjadi pusat ekonomi syariah dunia. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) terus memperkuat konsolidasi pengembangan ekonomi syariah di berbagai daerah melalui pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) IAEI Provinsi Jambi dan Komisariat IAI Syekh Maulana Qori Bangko.

Kegiatan ini diselenggarakan di Rumah Dinas Gubernur Jambi pada Rabu (3/6) dan dihadiri oleh Gubernur Jambi, para akademisi, praktisi, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan ekonomi syariah di Provinsi Jambi.

Dalam sambutannya, Dr. H. Al Haris selaku Gubernur Jambi dan Ketua Dewan Pembina DPW IAEI Jambi menyampaikan apresiasi atas kehadiran IAEI sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis potensi unggulan daerah.

"Jambi memiliki potensi besar pada sektor pertanian, perkebunan, UMKM, industri pangan, dan ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan melalui pendekatan ekonomi syariah," ujar Gubernur.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal IAEI, Dr. Sutan Emir Hidayat, menegaskan bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi pusat ekonomi syariah dunia.

Dia menuturkan bonus demografi dan transformasi digital harus dimanfaatkan untuk melahirkan generasi muda yang unggul, inovatif, dan mampu menjadi penggerak ekonomi syariah masa depan.

Sutan Emir juga menyoroti besarnya peluang pasar halal global. Konsumsi masyarakat muslim dunia pada sektor halal telah mencapai sekitar US$2,43 triliun dan diproyeksikan terus meningkat dalam beberapa tahun mendatang.

"Jambi memiliki modal yang sangat kuat. Potensi sektor perkebunan, pertanian, UMKM, pesantren, dan perguruan tinggi dapat diintegrasikan menjadi ekosistem ekonomi syariah yang produktif dan berdaya saing," kata dia.

Karena itu, IAEI Jambi harus hadir sebagai pusat kolaborasi, literasi, riset, dan inovasi ekonomi syariah di daerah," tambah Sutan Emir.

(asa)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK