Rupiah Menguat Tipis ke Rp18.017 Meski dalam Bayang-bayang Pelemahan

CNN Indonesia
Jumat, 05 Jun 2026 09:31 WIB
Lembaran mata uang rupiah dan dollar AS diperlihatkan di salah satu jasa penukaran valuta asing di Jakarta, Rabu, 5 September 2018.
Analis menilai rupiah diperkirakan masih berpotensi melemah, tetapi terbatas terhadap dolar AS. (FOTO:CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia --

Nilai tukar rupiah menguat tipis di level Rp18.017 per dolar AS pada perdagangan Jumat (5/6) pagi. Mata uang Garuda melemah 32 poin atau 0,18 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di kawasan Asia yang berada di zona merah terhadap dolar AS. Yuan China turun 0,03 persen, dolar Singapura melemah 0,08 persen, won Korea Selatan terdepresiasi 1,01 persen, serta ringgit Malaysia terdepresiasi 0,47 persen.

Namun, sebagian mata uang Asia lainnya bergerak sebaliknya. Peso Filipina menguat 0,11 persen, yen Jepang naik 0,04 persen,dan dolar Hong Kong menguat 0,02 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, mata uang utama negara maju cenderung bervariasi terhadap dolar AS. Euro Eropa naik 0,03 persen, poundsterling Inggris stagnan, dan dolar Australia terkoreksi 0,22 persen. Di sisi lain, dolar Kanada menguat 0,03 persen, sedangkan franc Swiss menguat 0,03 persen.

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah diperkirakan masih berpotensi melemah, tetapi terbatas terhadap dolar AS.

"Indeks dolar AS sendiri terpantau datar oleh sinyal beragam seputar harapan damai di Timteng. Investor juga cenderung wait and see menantikan data pekerjaan AS NFP (Non-Farm Payrolls) malam ini," ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Jumat (5/6).

Ia memperkirakan pergerakan rupiah hari ini berada dalam rentang Rp18.000 hingga Rp18.100 per dolar AS.

[Gambas:Youtube]

(fln/ins) Add as a preferred
source on Google