Nanik Siapkan Dewan Pengarah BGN, Mayoritas Ahli Gizi dan Dokter
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang akan mengandalkan Dewan Pengarah yang berisi pakar gizi dan dokter anak untuk memberikan arahan dalam penyusunan kebijakan maupun pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Nanik memastikan pemenuhan standar gizi dalam program MBG tetap menjadi perhatian lembaganya meski jajaran pimpinan baru lembaganya tidak berasal dari kalangan ahli gizi. Karenanya, peran Dewan Pengarah diperlukan.
"Di Dewan Pengarah inilah akan kami isi dengan para profesor, ahli gizi dan juga profesor anak, dokter anak," ujar Nanik usai pelantikannya di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (8/6).
Menurut Nanik, keberadaan Dewan Pengarah sebenarnya sudah diatur dalam struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) BGN sejak lembaga tersebut dibentuk.
Dewan tersebut nantinya menjadi rujukan utama bagi pimpinan BGN dalam menjalankan berbagai program terkait pemenuhan gizi masyarakat.
"Jadi nanti yang akan meng-guidance kami, yang akan membimbing kami nanti adalah Dewan Pengarah yang terdiri dari tujuh orang," ujarnya.
Nanik menjelaskan sebagian besar anggota Dewan Pengarah direncanakan berasal dari kalangan pakar gizi.
Dengan komposisi tersebut, ia berharap aspek keilmuan dan standar kesehatan tetap menjadi dasar dalam setiap kebijakan yang diambil BGN.
"Mungkin di antara tujuh orang itu, lima kemungkinan mereka adalah dari pakar-pakar gizi," katanya.
Pernyataan itu disampaikan Nanik saat merespons pertanyaan mengenai absennya figur ahli gizi dalam susunan pimpinan baru BGN.
Menurut dia, fungsi pengawasan dan pemberian arahan terkait standar gizi akan dijalankan oleh Dewan Pengarah yang beranggotakan para akademisi dan tenaga ahli di bidang terkait.
(del/sfr)