Telkomsel Perkuat Pemberdayaan Desa Lewat Baktiku Negeriku 2026

Telkomsel | CNN Indonesia
Jumat, 05 Jun 2026 18:59 WIB
Telkomsel kembali menghadirkan program CSR unggulan, Baktiku Negeriku, sebagai wujud komitmen berkelanjutan dalam memperkuat pembangunan desa dan mendorong transformasi digital yang inklusif. Program ini berlangsung pada 21–23 Mei 2026 di Desa Balegede, Cianjur, dan 11–13 Juni 2026 di Desa Bayu, Banyuwangi. (Foto: Arsip Telkomsel).
Jakarta, CNN Indonesia --

Telkomsel kembali menggelar program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) unggulan bertajuk Baktiku Negeriku 2026 sebagai upaya memperkuat pemberdayaan desa sekaligus mendorong transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan. Pelaksanaan program mengedepankan kolaborasi karyawan sebagai mentor dan penggerak perubahan di masyarakat desa.

Tahun ini, program tersebut dilaksanakan di dua lokasi, yakni Desa Balegede, Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur pada 21-23 Mei 2026, serta Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi pada 11-13 Juni 2026.

Melalui semangat "Melayani Sepenuh Hati", Telkomsel menegaskan perannya bukan hanya sebagai penyedia layanan konektivitas, tetapi juga mitra pembangunan yang berfokus pada penguatan literasi digital, pengembangan ekonomi lokal, serta peningkatan produktivitas masyarakat berbasis teknologi.

Program ini juga dirancang untuk menjawab berbagai tantangan di desa, mulai dari keterbatasan akses digital, rendahnya kapasitas pengelolaan usaha, hingga belum optimalnya pemanfaatan potensi lokal.

Sejalan dengan arah pembangunan nasional, Baktiku Negeriku juga mengacu pada Asta Cita poin ke-6, yaitu membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

Dalam konteks Asta Cita ini, Telkomsel menempatkan komunitas lokal sebagai mitra strategis melalui peningkatan kapasitas SDM, akses teknologi digital, serta pendampingan usaha produktif. Pendekatan ini diharapkan dapat mendorong terciptanya ekosistem ekonomi desa yang lebih mandiri, adaptif, dan berdaya saing, sekaligus memperluas adopsi layanan digital secara inklusif dan berkelanjutan.

Vice President Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi menjelaskan, program Baktiku Negeriku merupakan wujud nyata komitmen Telkomsel dalam menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi digital.

"Kami percaya bahwa pemberdayaan masyarakat akan lebih efektif ketika dilakukan secara kolaboratif, termasuk melibatkan karyawan sebagai agen perubahan yang dapat berbagi pengetahuan dan pengalaman secara langsung," tuturnya.

alt="" title="Telkomsel" />Program Baktiku Negeriku juga mengacu pada Asta Cita poin ke-6, yaitu membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan. Dalam konteks ini, Telkomsel menempatkan komunitas lokal sebagai mitra strategis melalui peningkatan kapasitas SDM, akses teknologi digital, serta pendampingan usaha produktif. (Foto: Arsip Telkomsel).

Berbeda dari tahun sebelumnya, Baktiku Negeriku 2026 memperkuat implementasi Employee Volunteering Program (EVP), di mana karyawan Telkomsel tidak hanya berperan sebagai relawan, tetapi juga sebagai mentor, fasilitator, serta penghubung akses pengetahuan dan teknologi.

Melalui peran ini, karyawan turut mendampingi masyarakat dalam berbagai kegiatan, seperti edukasi literasi digital, pengembangan UMKM, serta pemanfaatan teknologi di sektor pertanian dan pariwisata.

Selain itu, program ini juga mengedepankan pemberdayaan anak muda desa sebagai local champion yang dipersiapkan untuk memimpin inisiatif perubahan di daerahnya. Mereka dilibatkan secara aktif dalam perencanaan hingga pengelolaan program berbasis potensi lokal guna menciptakan dampak yang berkelanjutan dan relevan.

Program Baktiku Negeriku 2026 mencakup sejumlah aktivitas utama, antara lain implementasi Integrated Farming Demonstration Plot, pengembangan Creative Tourism berbasis ekonomi sirkular, pembangunan Telkomsel Creative Digital Center sebagai pusat literasi digital, serta rangkaian kegiatan edukasi yang melibatkan masyarakat selama pelaksanaan program.

Melalui rangkaian inisiatif ini, Telkomsel menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat desa, mulai dari peningkatan keterampilan digital, peluang pengembangan usaha, hingga pemanfaatan teknologi untuk mendukung produktivitas sehari-hari, sehingga masyarakat dapat lebih mandiri dan siap menghadapi tantangan ekonomi ke depan.

Pada saat yang sama, program ini memperkuat ekosistem kolaboratif antara masyarakat, pemerintah desa, dan Telkomsel sebagai penggerak dan enabler pemberdayaan masyarakat.

Pendekatan ini tidak hanya menghadirkan akses teknologi, tetapi juga dukungan menyeluruh mulai dari penguatan kapasitas, penyediaan sarana pendukung, hingga pendampingan berkelanjutan, sehingga dampak yang dihasilkan tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga relevan dan berkelanjutan sesuai kebutuhan lokal.

Keberlanjutan program ini juga melanjutkan dampak positif dari pelaksanaan Baktiku Negeriku di tahun-tahun sebelumnya, yang telah menunjukkan peningkatan pada aspek ekonomi, literasi digital, serta partisipasi sosial masyarakat di berbagai wilayah.

(ory/ory)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK