Kian Diminati, Transaksi QRIS Turis di RI Tembus Rp2,85 T

CNN Indonesia
Jumat, 19 Jun 2026 11:24 WIB
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan seluruh pasar tradisional di Ibu Kota akan beralih ke sistem pembayaran digital menggunakan QRIS mulai tahun depan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendorong transaksi nontunai dan memperkuat keamanan
transaksi yang dilakukan turis di Indonesia mencapai Rp2,85 triliun. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia --

Bank Indonesia (BI) mencatat penggunaan QRIS lintas negara terus meningkat seiring bertambahnya wisatawan asing yang bertransaksi di Indonesia menggunakan sistem pembayaran digital tersebut.

Hingga Mei 2026, nilai transaksi QRIS inbound atau transaksi yang dilakukan turis di Indonesia mencapai Rp2,85 triliun.

Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta mengatakan nilai transaksi tersebut jauh lebih besar dibandingkan transaksi QRIS outbound atau penggunaan QRIS oleh masyarakat Indonesia saat berbelanja di luar negeri yang tercatat Rp1,47 triliun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Posisi Mei 2026 transaksi QRIS antar negara itu mencatatkan inbound, jadi artinya wisatawan yang ke Indonesia itu lebih besar gitu, mencatatkan inbound Rp2,85 triliun," ujar Filianingsih dalam konferensi pers, Kamis (18/6).

Menurutnya, kondisi tersebut mencerminkan semakin tingginya pemanfaatan QRIS oleh pengguna dari negara-negara mitra Indonesia.

Sejumlah negara bahkan mencatat pertumbuhan transaksi yang cukup signifikan, terutama Malaysia, China, dan Singapura.

Di sisi lain, BI juga mencatat perkembangan positif pada penggunaan QRIS Tap yang terus meluas di sektor transportasi dan ritel.

Filianingsih menjelaskan tingkat adopsi QRIS Tap di sektor transportasi telah mencapai sekitar 95 persen. Peningkatan tersebut ditopang oleh penggunaan pada moda transportasi utama di Jabodetabek seperti KRL, MRT, LRT, dan Transjakarta.

"Jadi adopsi di transportasi itu sekitar 95 persen, ini dikontribusikan oleh 5 transportasi utama di Jabodetabek," jelasnya.

Sementara itu, jumlah merchant yang telah menerima QRIS Tap mencapai 3,2 juta merchant yang didominasi oleh sektor restoran dan transportasi.

Dari sisi transaksi, volume QRIS Tap tumbuh 3,06 persen secara bulanan menjadi 634 ribu transaksi.

Adapun nilai transaksinya meningkat 5,1 persen dibanding bulan sebelumnya menjadi Rp6,3 triliun.

Lebih lanjut, BI optimistis penggunaan QRIS akan terus meningkat seiring perluasan implementasi di sektor pariwisata, transportasi, dan berbagai layanan lainnya.

"Kita harapkan ini akan terus meningkat, didorong sejumlah upaya perluasan pariwisata, lalu juga moda transportasi dan untuk moda yang lain-lainnya," pungkasnya.

[Gambas:Video CNN]

(ldy/sfr) Add as a preferred
source on Google