Kumpulkan Bos Bank BUMN di Istana, Apa Saja yang Dibahas Prabowo?
Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO BPI Danantara Rosan Roeslani mengungkap arahan Presiden RI Prabowo Subianto saat mengumpulkan jajaran direksi dan komisaris bank himpunan milik negara (Himbara) di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (18/6).
Rosan menyampaikan pertemuan yang berlangsung sekitar 4,5 jam itu turut dihadiri seluruh pimpinan direksi dan komisaris dari lima bank meluputi Bank Mandiri, BNI, BRI, BSI, dan juga BTN.
"Tadi arahan dari Bapak Presiden kepada seluruh perbankan dan juga dewan komisaris dan pimpinan, bahwa kita mesti melihat bahwa Indonesia ini secara keseluruhan itu sangat optimis dan sangat baik ke depannya," kata Rosan usai pertemuan.
Rosan menyampaikan perbankan Himbara merupakan komponen penting dalam pertumbuhan perekonomian Indonesia.
Ia menyebut Himbara tidak semata-mata sebagai entitas bisnis, tapi juga memiliki pengaruh dalam menentukan arah kebijakan perekonomian nasional.
Rosan pun menekankan oleh karenanya Himbara tak bisa hanya mengejar keuntungan belaka. Tapi juga harus membawa dampak positif terhadap masyarakat.
Ia mengatakan valuasi dari kelima bank Himbara itu mencapai sekitar Rp1,100 triliun. Di mana itu mencerminkan 10 persen dari nilai seluruh capital market atau seluruh nilai perusahaan yang di Indonesia.
"Jadi bobotnya kan sangat-sangat besar hanya dari lima perbankan yang ada di Indonesia ini," ucap dia.
Rosan juga menyampaikan bahwa Prabowo menekankan asas kehati-hatian dalam menjalankan bisnis dalam Himbara ini.
"Kemudian juga memberikan persamaan yang tadi saya sampaikan, bahwa justru usaha kecil menengah ini yang kadangkala mendapatkan suku bunga lebih tinggi dari korporasi malah harus di level yang sama, bahkan harus lebih rendah," ujarnya.
Kemudian, peran Himbara dalam menyukseskan program-program pemerintah dengan tetap menjalankan asas kehati-hatian.
Ia kembali menekankan bahwa Himbara harus dijalankan dengan asas kehati-hatian secara profesional.
Pada saat yang sama, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut Prabowo memberikan arahan inwal kebijakan yang diambil pemerintah, khususnya soal kebijakan ekspor satu pintu. Lalu devisa hasil ekspor yang seluruhnya melalui Himbara.
"Maka Himbara mempunyai peran yang besar untuk mendorong perekonomian nasional. Jadi prioritas-prioritas inilah yang ditekankan oleh Bapak Presiden termasuk kerja-kerja pemerintah ke depan," ucap Airlangga.
Airlangga menyebut Prabowo memberikan penekanan terhadap seluruh jajaran direksi dan komisaris Himbara agar mereka menjalankan perannya sebagai agen pembangunan.
(mnf/ins)