Rupiah Tertekan ke Rp17.817 Per Dolar AS Pagi Ini

CNN Indonesia
Senin, 22 Jun 2026 09:35 WIB
Teller BNI merapikan lembaran mata uang rupiah dan dolar Amerika di Jakarta, Rabu (15/4). Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan pertumbuhan ekonomi global masih moderat dan tidak merata dengan menggarisbawahi perbedaan pertumbuhan negara-negara
Analis menilai pergerakan rupiah diperkirakan terbatas di tengah sikap wait and see investor dalam masih mencermati perkembangan kesepakatan damai Iran dan AS. (FOTO:CNNIndonesia/Puspa Perwitasari).
Jakarta, CNN Indonesia --

Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.817 per dolar AS pada perdagangan Senin (22/6) pagi. Mata uang Garuda melemah 13 poin atau 0,07 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Pelemahan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang Asia yang juga tertekan terhadap dolar AS. Yuan China melemah 0,05 persen, peso Filipina melemah 0,21 persen, serta ringgit Malaysia terdepresiasi 0,24 persen.

Dolar Singapura melemah 0,07 persen, yen Jepang turun 0,15 persen, won Korea Selatan terkoreksi 0,43 persen, dan dolar Hong Kong melemah 0,02 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mata uang utama negara maju juga bergerak di zona merah. Euro Eropa turun 0,05 persen, poundsterling Inggris melemah 0,07 persen, dolar Australia terkoreksi 0,04 persen, dolar Kanada turun 0,19 persen, dan franc Swiss melemah 0,09 persen terhadap dolar AS.

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah diperkirakan bergerak terbatas terhadap dolar AS di tengah sikap wait and see investor yang masih mencermati perkembangan pembicaraan perdana antara Amerika Serikat dan Iran pasca-kesepakatan damai sementara yang berlangsung di Swiss.

"Rupiah diperkirakan akan berkonsolidasi terhadap dolar AS, dengan investor masih memantau perkembangan pembicaraan pertama antara pejabat AS dan Iran di bawah perjanjian perdamaian sementara di Swiss," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com, Senin (22/6).

[Gambas:Youtube]

Selain itu, pelaku pasar domestik juga menanti kepastian terkait pengumuman resmi klasifikasi pasar ekuitas Indonesia yang berpotensi memengaruhi arus modal asing ke pasar keuangan nasional.

"Dari domestik, investor juga cenderung wait and see menantikan pengumuman resmi mengenai klasifikasi pasar ekuitas Indonesia," kata Lukman.

Ia memperkirakan rupiah bergerak di kisaran Rp17.750 hingga Rp17.850 per dolar AS pada perdagangan hari ini.

(lau/ins) Add as a preferred
source on Google