Kemenkes Beber Anggaran Alkes RSUD Krui Usai Dituding Markup Rp30M

CNN Indonesia
Senin, 22 Jun 2026 13:42 WIB
Kemenkes sekaligus membantah tudingan markup anggaran seperti yang ramai beredar di media sosial. (FOTO:ANTARA/Destyan Sujarwoko).
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membeberkan anggaran pengadaan alat kesehatan (alkes) di RSUD KH Muhammad Thohir Krui Pesisir Barat, Lampung, usai ramai tuduhan markup untuk pengadaan alat layanan hemodialisis (HD).

Kemenkes sekaligus membantah tudingan markup anggaran seperti yang ramai beredar di media sosial.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Aji Muhawarman menjelaskan apa yang dimaksud oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin terkait dengan pengadaan senilai Rp30 miliar saat berdialog dengan Presiden Prabowo Subianto pada peresmian RSUD tersebut minggu lalu.

Menurutnya, anggaran Rp30 miliar itu adalah nilai total pengadaan alat kesehatan canggih untuk setiap 66 RSUD yang masuk dalam Program Hasil Cepat Terbaik (PHTC), atau Quick Win.

"RSUD Krui sendiri mendapatkan bantuan sekitar Rp31,7 miliar tahun ini untuk pengadaan alat canggih tersebut. Angka ini bukan hanya untuk layanan HD," tutur Aji dalam keterangan resmi, Jumat (19/6).

Selain anggaran tersebut, ia menyebutkan seluruh RSUD akan mendapatkan bantuan alat kesehatan mendasar dengan kisaran Rp20 miliar hingga Rp30 miliar. RSUD Krui mendapatkan bantuan sekitar Rp25 miliar untuk tahun anggaran 2025 dan 2026.

Anggaran tersebut digunakan untuk sejumlah alat antara lain bed patient, defibrillator, mesin anestesi, patient monitor, patient monitor ICU, syringe pump, USG, serta ventilator untuk layanan dewasa, anak, dan anestesi.

Ada juga untuk bed ICU set, instrument general surgery, instrument sectio caesaria, mobile X-Ray, operating lamp, operating table, plasma sterilizer, infusion pump, serta berbagai alat penunjang pelayanan kegawatdaruratan dan ruang operasi.

"Sehingga totalnya RSUD Krui akan mendapatkan dukungan alkes senilai Rp56,7 miliar," tegasnya.

(ldy/ins)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK