Bandara Husein Sastranegara Bandung Beroperasi Lagi 17 September

CNN Indonesia
Sabtu, 27 Jun 2026 12:42 WIB
Kemenhub membeberkan Bandara Husein Sastranegara Bandung bakal mulai beroperasi kembali pada 17 September 2026 mendatang. Hal tersebut telah ditargetkan. (Goldsztajn via Wikimedia (CC BY-SA 3.0).
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membeberkan Bandara Husein Sastranegara Bandung bakal mulai beroperasi kembali pada 17 September 2026 mendatang. Hal tersebut telah ditargetkan.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa menjelaskan target tersebut ditetapkan oleh PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports. Ia menyebut Bandara Husein akan melayani penerbangan angkutan udara niaga berjadwal dalam dan luar negeri dengan pesawat jet dan propeller.

"Dari Angkasa Pura, untuk Bandung itu mereka sudah siapkan untuk tanggal 17 September operasi," ujar Lukman dalam Media Briefing di Jakarta Selatan, Jumat (26/6).

Lukman menyampaikan pihaknya bersama InJourney Airports telah meninjau langsung bandara tersebut. Hasilnya, Kemenhub bakal menaikkan Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) menjadi kategori 7.

Namun, ia mengatakan masih perlu perbaikan pada sejumlah infrastruktur Bandara Husein karena telah lama tidak melayani penerbangan jet.

"Kita harus melakukan perbaikan, karena selama ini juga tidak, sebelumnya sudah tidak digunakan jet sehingga harus dilakukan perbaikan, mungkin ada patching atau overlay yang diperlukan. Selanjutnya perbaikan kesisteman di dalam bandara," terangnya.

Adapun Kemenhub telah memberikan surat pemberitahuan kepada seluruh stakeholder kebandarudaraan terkait rencana operasional Bandara Husein dan akan melakukan pembagian rute sesuai permintaan maskapai.

Sebagai informasi, surat pemberitahuan tersebut adalah Surat Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Nomor AU.102/1/8/DRJU.DAU/2026 yang menetapkan Bandara Husein akan kembali melayani penerbangan udara niaga berjadwal dalam dan luar negeri dengan pesawat jet dan propeller.

"Kalau sudah ada permintaan Baru kita bisa Membuat satu rencana untuk pengoperasian sesuai dengan kondisi yang ada. Yang terkait internasional itu seperti yang sampaikan Bapak Menteri tadi, memang belum ada permintaan," terang Lukman.

Bandara Husein juga dapat melayani angkutan udara niaga tidak berjadwal dalam negeri dan luar negeri, serta angkutan udara bukan niaga dalam negeri dan luar negeri.

Saat ini, kondisi operasional bandara tersebut hanya melayani penerbangan angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri dengan jenis pesawat propeller untuk rute intra Pulau Jawa.

InJourney Airports juga telah membentuk Tim Operational Readiness Activation and Transition (ORAT) untuk menjalankan langkah-langkah persiapan.

"Persiapan yang dilakukan mengacu kepada Surat Dirjen Perhubungan Udara, di mana ditekankan aspek keamanan, keselamatan dan pelayanan harus memenuhi persyaratan agar optimalisasi berjalan baik dan lancar," ungkap Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi dalam keterangan resminya, Rabu (24/6).

(flh/agt)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK