PNM Salurkan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Keluarga Prasejahtera

PNM | CNN Indonesia
Sabtu, 27 Jun 2026 13:33 WIB
PNM
Penerima PNM Scholarship Tahun 2026. (Foto: Arsip PNM)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kesulitan ekonomi saat ini masih menjadi salah satu penghambat utama bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera untuk melanjutkan pendidikan mereka. Data UNICEF mencatat sekitar 4,3 juta anak dan remaja usia 7 hingga 18 tahun di Indonesia masih berada di luar sekolah.

Risiko anak putus sekolah ini jauh lebih tinggi dialami oleh keluarga miskin, penyandang disabilitas, dan anak di wilayah tertinggal. Selain itu, Data Susenas 2025 dari Kemendikdasmen menunjukkan bahwa alasan tidak ada biaya menyumbang 20,35 persen angka anak tidak sekolah.

Merespons tantangan tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) di bawah naungan Danantara Indonesia mengumumkan penerima program PNM Scholarship Tahun 2026. Beasiswa ini disalurkan kepada putra-putri berprestasi dari nasabah aktif program Mekaar dan ULaMM di berbagai wilayah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Secara nasional, sebanyak 1.590 anak nasabah PNM telah terpilih menerima beasiswa pendidikan tersebut. Bantuan finansial ini mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Luar Biasa (SLB), hingga perguruan tinggi.

Direktur Utama PNM, Kindaris, menyebut pendidikan sebagai jalan penting untuk membuka kesempatan lebih baik bagi keluarga prasejahtera. Menurut dia, dukungan ini menjadi cara PNM hadir lebih dekat dengan keluarga nasabah, bukan hanya soal usaha.

"PNM percaya setiap anak berhak memiliki kesempatan untuk belajar dan meraih masa depan yang lebih baik. Melalui PNM Scholarship, kami ingin hadir mendampingi keluarga nasabah tidak hanya dalam usaha, tetapi juga dalam menjaga harapan anak-anak mereka," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (27/6).

Pendekatan ini menandai perluasan cakupan pemberdayaan yang dijalankan PNM selama ini. Selama ini, dukungan PNM kepada nasabah lebih banyak berputar pada penguatan usaha ultra mikro.

Lewat PNM Scholarship, sasaran pemberdayaan diperluas hingga menyentuh anggota keluarga nasabah, khususnya anak-anak. PNM berharap keluarga prasejahtera tidak hanya memiliki usaha yang terus bertumbuh, tetapi juga harapan yang lebih besar bagi generasi berikutnya.

Salah satu penerima manfaat program ini adalah keluarga nasabah Unit Mekaar Kabat 2, Banyuwangi, Sinta Ratnasari. Anaknya, Efi Adelya Rachma, siswa kelas 8 di sebuah SLB, menjadi salah satu dari 1.590 anak yang menerima beasiswa tahun ini.

Sinta mengaku tidak menyangka anaknya akan terpilih sebagai penerima beasiswa. Ia menyebut bantuan ini sangat membantu kebutuhan sekolah anaknya.

"Saya kaget sekaligus terharu waktu diberi tahu anak saya mendapat beasiswa. Bantuan ini sangat membantu kebutuhan sekolahnya," ujarnya.

Sinta juga menyampaikan harapannya agar PNM terus berkembang dan memberi manfaat bagi keluarga lain yang berada dalam situasi serupa. Ia berterima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada anaknya untuk tetap melanjutkan sekolah.

(rir) Add as a preferred
source on Google