Pertamina Salurkan Paket Sekolah untuk Ratusan Anak di Banyuwangi
Kantor Integrated Terminal Tanjungwangi, Banyuwangi, pada Jumat (3/6), tampak berbeda dari hari biasa. Di tengah kesibukan operasional penyaluran energi, PT Pertamina (Persero) bersama PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menggelar kegiatan sosial untuk anak-anak dari keluarga prasejahtera.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Seragam Sekolah Bersama Pertamina (SESAMA) dan Pertamina Berkah. Dalam kesempatan tersebut, diserahkan 200 paket bantuan pendidikan kepada siswa tingkat SD dan SMP berupa seragam, sepatu, perlengkapan sekolah, serta santunan uang tunai.
Para penerima manfaat berasal dari empat yayasan di Jawa Timur. Keempatnya adalah Yayasan Salafiyah Syafi'iyah As'adiyah Ibrahimy, Yayasan Darussalam, Yayasan Syamsul Huda, dan Yayasan Datuk Abdurrahim Bauzir.
Bantuan ini diharapkan meringankan beban orang tua menjelang tahun ajaran baru. Kebutuhan sekolah kerap kalah prioritas dibanding pemenuhan kebutuhan pokok lainnya di banyak keluarga.
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochammad Iriawan, menyebut program ini sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap generasi penerus bangsa. Ia menegaskan pendidikan menjadi kunci membuka masa depan yang lebih baik.
"Pendidikan adalah kunci untuk membuka pintu masa depan yang lebih baik. Kami di Pertamina hadir tidak hanya untuk menyalurkan energi secara fisik, tetapi juga menyalurkan semangat dan harapan bagi anak-anak kita yang membutuhkan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/7).
Ia berharap bantuan tersebut dapat memacu semangat belajar anak-anak Banyuwangi dan mengejar cita-cita mereka setinggi mungkin.
Di samping untuk siswa, kegiatan sosial ini juga menyasar masyarakat sekitar wilayah operasional Integrated Terminal Tanjungwangi. Santunan diberikan kepada takmir masjid dan kaum dhuafa di kawasan tersebut.
Penyaluran santunan ini disebut sebagai wujud syukur sekaligus upaya Pertamina mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar. Kehadiran perusahaan di wilayah operasional tidak hanya menyangkut aspek bisnis, tetapi juga relasi sosial dengan warga terdekat.
Kegiatan sosial ini digelar bersamaan dengan kunjungan kerja Iriawan ke Integrated Terminal Tanjungwangi. Kunjungan tersebut bertujuan memastikan fasilitas penerimaan, penyimpanan, dan penyaluran energi di ujung timur Pulau Jawa beroperasi optimal.
Terminal ini memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran distribusi BBM dan LPG di wilayah Banyuwangi dan sekitarnya. Pengecekan fasilitas menjadi bagian dari upaya menjaga keandalan pasokan energi bagi masyarakat.
Bagi Pertamina, energi tidak hanya dimaknai sebagai bahan bakar penggerak mesin. Perusahaan turut memandang energi sebagai daya dorong bagi kehidupan sosial masyarakat di sekitar wilayah operasinya.
Melalui sinergi antara keandalan operasional dan kepedulian sosial, Pertamina menyatakan komitmennya untuk terus memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas. Program semacam ini diharapkan berkelanjutan seiring dengan operasional perusahaan di berbagai daerah.
(rir)