Said Iqbal Batal Datangi Kantor Tiktok-Tokopedia

CNN Indonesia
Selasa, 07 Jul 2026 06:53 WIB
Presiden KSPI sekaligus Ketua Partai Buruh Said Iqbal membatalkan rencananya mendatangi kantor PT ByteDance yang telah mengakuisisi Tokopedia pada Selasa (7/7). (CNN Indonesia/Joko Panji Sasongko).
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Ketua Partai Buruh Said Iqbal membatalkan rencananya mendatangi kantor PT ByteDance yang telah mengakuisisi Tokopedia pada Selasa (7/7).

Said menjelaskan keputusan tersebut diambil setelah tercapainya langkah penyelesaian untuk menghindari pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan perusahaan tersebut.

Adapun perkembangan tersebut berdasarkan hasil pertemuan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Presiden Direktur Tokopedia Stephanie, serta perwakilan manajemen TikTok dari China sebagai pemilik PT ByteDance.

"Saya membatalkan rencana kunjungan ke kantor PT ByteDance yang semula dijadwalkan pada Selasa, 7 Juli 2026. Saya menyambut baik hasil pertemuan yang dipimpin Prof. Sufmi Dasco Ahmad bersama pemerintah dan manajemen perusahaan karena telah menghasilkan langkah-langkah konkret untuk menghindari PHK terhadap karyawan Tokopedia dan TikTok," ujar Said dalam keterangan resmi tertulis, Senin (6/7).

Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh (PKP-BKKB) itu menjelaskan dalam pertemuan tersebut, pihak Tokopedia menyampaikan secara terbuka tidak akan dilakukan PHK terhadap sekitar 1.250 karyawan mereka.

"Menurut penjelasan manajemen, proses yang sedang berlangsung merupakan penataan ulang organisasi dan sumber daya manusia (personnel restructuring) sebagai konsekuensi integrasi perusahaan setelah akuisisi Tokopedia oleh ByteDance, bukan program PHK massal," terangnya.

Menurut dia, pihak manajemen menegaskan sebagian karyawan telah memilih mengundurkan diri secara sukarela dengan menerima paket kompensasi yang ditawarkan perusahaan, sedangkan sebagian lainnya masih menunggu proses penataan organisasi tersebut.

Selain itu, sekitar 100 posisi lowongan di lingkungan TikTok tersedia dapat diisi oleh karyawan yang terdampak proses penataan tersebut.

Meski demikian, Said Iqbal menegaskan dirinya terus memantau pelaksanaan komitmen tersebut agar proses penataan organisasi benar-benar berjalan sesuai dengan hasil yang telah disepakati dan tidak merugikan hak-hak para pekerja.

"PKP-BKKB berharap komitmen yang telah disampaikan secara terbuka oleh manajemen Tokopedia dan TikTok dapat dilaksanakan secara konsisten, sehingga seluruh proses restrukturisasi perusahaan berlangsung melalui dialog yang baik, menghormati hak pekerja, serta menjaga keberlangsungan usaha perusahaan," tutupnya.

Koalisi Serikat Pekerja bersama Partai Buruh (KSP-PB) merespons soal kabar pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang dilakukan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo).

Said Iqbal mengungkapkan pihaknya akan mendatangi kantor GoTo untuk meminta penjelasan sekaligus memastikan hak-hak karyawan yang terkena PHK, termasuk gaji dan pesangon.

"Besok (Selasa (7/7)) jam 10 pagi, saya mau datang ke kantor manajemennya, kalau enggak dibukain pintu, ya saya berdiri aja di depan pintu TikTok. Pusing-pusing amat, yang penting negara harus hadir. Kenapa TikTok mem-PHK karyawan Tokopedia setelah mengakuisisi?" ungkap Said usai konferensi pers di Hotel Mega Proklamasi, Jakarta Pusat, Senin (6/7).

Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh itu pun ingin mendalami alasan pihak manajemen melakukan PHK padahal telah mendapatkan suntikan dana dari anak usaha ByteDance, Tiktok hingga menguasai saham sebesar 75,01 persen.

"Nah kita mau lihat hubungan kerja antara Tokopedia yang mendapat valuasi suntikan dari TikTok, perusahaan raksasa dunia ini, kemana uangnya? Apakah karyawan yang di PHK 1.250 orang ini dapat nggak hak-haknya?" kata Said.

"KSP-PB berpendapat TikTok harus membayar hak-hak karyawan daripada Tokopedia. Karena Tokopedia sudah diakuisisi oleh TikTok," tambahnya.

(fln/sfr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK