MSCI Masih Bekukan Saham RI, Tak Ada Tambahan Emiten di Indeks Global

CNN Indonesia
Selasa, 07 Jul 2026 14:07 WIB
Penyedia indeks global MSCI memutuskan untuk tetap melanjutkan kebijakan pembekuan terhadap saham Indonesia pada Tinjauan Indeks Agustus 2026. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari).
Jakarta, CNN Indonesia --

Penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) memutuskan untuk tetap melanjutkan kebijakan pembekuan terhadap saham Indonesia pada Tinjauan Indeks Agustus 2026.

Dengan keputusan tersebut, tidak ada penambahan emiten Indonesia ke dalam indeks global MSCI.

Dalam pengumuman resminya, Selasa (7/7), MSCI menyatakan tetap memberlakukan kebijakan yang telah diterapkan sebelumnya.

Lembaga itu juga mempertahankan pembekuan terhadap perubahan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan Number of Shares (NOS) untuk saham-saham Indonesia.

Selain itu, MSCI memastikan tidak akan menambahkan saham Indonesia ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI) maupun melakukan penyesuaian segmen ukuran indeks, termasuk perpindahan saham dari kategori Small Cap ke Standard.

"Tidak melakukan penambahan saham ke dalam MSCI Investable Market Indexes," demikian keterangan MSCI pada Senin, (6/7).

MSCI juga tetap menghapus saham Indonesia yang dikategorikan memiliki High Shareholding Concentration (HSC) dari indeks globalnya.

"Menghapus saham yang diidentifikasi oleh otoritas Indonesia sebagai bagian dari kerangka High Shareholding Concentration (HSC)," tulis MSCI.

Selain itu, MSCI tetap menggunakan keterbukaan kepemilikan saham sebesar 1 persen sebagai acuan dalam penyesuaian estimasi free float emiten Indonesia.

(lau/sfr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK