Prabowo Ungkap Tim Ekspedisi RI Temukan Cadangan Emas Baru di Papua

CNN Indonesia
Kamis, 09 Jul 2026 16:35 WIB
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan tim ekspedisi ilmiah Indonesia menemukan cadangan emas dan sejumlah mineral dalam jumlah besar di Pegunungan Papua. (Tangkapan Layar Youtube Kementerian ESDM).
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan tim ekspedisi ilmiah Indonesia menemukan cadangan emas dan sejumlah mineral dalam jumlah besar di Pegunungan Papua.

Temuan itu, menurut Prabowo, baru diterimanya beberapa jam sebelum ia menghadiri peluncuran biodiesel B50 di Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7).

"Saya baru dapat laporan beberapa jam lalu, ekspedisi ilmiah kita yang baru berjalan sekitar dua atau tiga minggu di Pegunungan Papua menemukan cadangan emas dan cadangan mineral-mineral yang sangat besar," ujar Prabowo.

Sang Kepala Negara menjelaskan tim ekspedisi tersebut terdiri atas peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama sejumlah perguruan tinggi dengan dukungan TNI.

Meski belum mengungkap lokasi maupun besaran cadangan yang ditemukan, Prabowo menyebut temuan itu menjadi salah satu potensi yang dapat memperkuat masa depan ekonomi Indonesia.

"Tim dari BRIN dengan beberapa universitas dibantu TNI menemukan cadangan emas dan cadangan mineral-mineral yang sangat besar," ujarnya.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan implementasi biodiesel B50. Dalam pidatonya, ia menyebut pemerintah terus berupaya menekan pengeluaran devisa sekaligus mengoptimalkan potensi sumber daya alam Indonesia.

Prabowo mengatakan penggunaan biodiesel B50 diperkirakan mampu menghemat devisa negara hingga sekitar Rp170 triliun atau setara US$10 miliar per tahun karena berkurangnya impor bahan bakar.

"Bayangkan, sekarang kita sudah bisa menghemat devisa. Uang yang tadinya keluar Rp170 triliun atau sekitar US$10 miliar bisa kita hemat," ujarnya.

Selain efisiensi dari sektor energi, Prabowo juga menyinggung potensi penghematan dari pemberantasan penyelundupan komoditas strategis, termasuk timah.

"Nanti kita hemat di berapa tempat. Penyelundupan timah kita hemat US$2 miliar sampai US$3 miliar, dan sebagainya," katanya.

Ia mengatakan pemerintah akan terus menekan berbagai praktik yang merugikan negara, mulai dari korupsi, penyelundupan, narkotika, hingga perjudian. Menurutnya, langkah itu penting agar potensi kekayaan alam Indonesia dapat dimanfaatkan secara maksimal.

"Saudara-saudara, masa depan kita sangat baik, sangat cerah. Tinggal kita sekarang meneruskan apa yang sudah dirintis pendahulu kita. Kita harus hentikan korupsi, harus kita hentikan penyelundupan, harus kita hentikan narkotika, harus kita hentikan judi," ujar Prabowo.

(del/sfr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK