Rachmat Gobel, Pendiri Panasonic Gobel dan Mendag era Jokowi Berpulang
Derap langkah Bos Panasonic sekaligus Menteri Perdagangan era Joko Widodo, Rachmat Gobel terhenti hari ini. Ia menghembuskan nafas terakhirnya pada Jumat (10/7) pukul 03.20 WIB atau dini hari.
Sosok pengusaha, mantan Mendag, dan Wakil Ketua DPR RI itu telah berpulang. Dedikasinya dikenang, termasuk bagi kemandirian ekonomi nasional dan perkembangan industri manufaktur Tanah Air.
"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Turut berduka cita atas wafatnya H. Rachmat Gobel, Anggota DPR RI, Dapil Gorontalo," bunyi unggahan Instagram Pemerintah Provinsi Gorontalo, Jumat (10/7).
Kabar duka ini juga diunggah oleh juru bicara Gubernur Papua M Rifai Darus. Melalui akun Instagram, Rifai menuturkan belasungkawa terhadap keluarga dan kerabat yang ditinggalkan mendiang Rachmat Gobel.
Lihat Juga : |
Rachmat meninggalkan istri tercinta, Retno Damayanti, serta dua anaknya yakni Nurfitria Sekarwillis Kusumawardhani dan Mohammad Arif Gobel, beserta cucu-cucu dan keluarga besar tersayang.
Jenazah rencananya akan disemayamkan di rumah duka, Jl Supomo No 55A, Jakarta Selatan, dengan prosesi pemakaman dilaksanakan di Gorontalo.
Lahir di Jakarta pada 3 September 1962, sosok pebisnis ini tumbuh di bawah bayang-bayang besar ayahnya Drs. H. Thayeb Mohammad Gobel yang dikenal sebagai pelopor industri elektronika Indonesia sekaligus pendiri National Gobel (sekarang Panasonic Gobel Indonesia). Namun, ia tak langsung menikmati fasilitas tanpa kerja keras.
Usai menyelesaikan studinya di Chuo University, Jepang, pada 1987 Rachmat muda kembali ke Tanah Air dan mulai masuk perusahaan keluarga. Sosoknya berhasil menakhodai Gobel Group melewati berbagai krisis ekonomi, sekaligus memperkuat kemitraan strategis dengan Matsushita Electric Industrial Co. (Panasonic) Jepang.
Di bawah kepemimpinannya, Gobel Group tidak hanya sekadar merakit, tetapi juga fokus pada transfer teknologi dan pemberdayaan tenaga kerja lokal.
Sosoknya sempat dipercaya sebagai Mendag periode 2014-2015 dan dikenal dengan ketegasannya melindungi pasar domestik, memerangi mafia impor ilegal, serta mendorong standardisasi produk lokal (SNI) agar mampu bersaing di kancah internasional.
Ia juga sempat menjadi Wakil Ketua DPR RI periode 2019-2024 melalui Partai NasDem. Ia suaranya kerap mewakili aspirasi masyarakat Gorontalo, tanah leluhurnya. Di DPR, ia aktif menyuarakan pembangunan ekonomi berbasis pertanian, UMKM, hingga pemerataan pembangunan di Indonesia Timur.
(ins)