Gandeng NUS, Telkom University Perkuat Ekosistem Talenta Digital RI

Telkom | CNN Indonesia
Senin, 13 Jul 2026 14:27 WIB
(Foto: dok Telkom)
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui Telkom University (TelU) mewujudkan dukungan terhadap pembangunan ekosistem talenta digital dan inovasi nasional lewat kerja sama dengan National University of Singapore (NUS).

Kerja sama yang resmi dimulai dengan seremoni yang digelar di Telkom University Kampus, Jakarta pada Senin (6/7) ini menjadi landasan bagi kedua institusi untuk mengembangkan kolaborasi di bidang pendidikan, riset, inovasi, hingga talenta digital. Melalui berbagai program, kedua institusi diharapkan dapat memperluas pertukaran pengetahuan, kapasitas riset, serta menghasilkan talenta yang semakin relevan dengan kebutuhan industri digital.

Ruang lingkup kerja sama meliputi graduate certificate programme, student and faculty mobility, joint research, serta kolaborasi pada bidang Artificial Intelligence (AI), digital business, sustainability, Internet of Things (IoT), cybersecurity, logistic & supply chain management, data center, dan cloud computing.

Direktur Strategic & Business Development Telkom, Seno Soemadji menyampaikan, kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen Telkom dalam membangun ekosistem inovasi yang menghubungkan dunia pendidikan, industri, pemerintah, dan mitra global untuk mempercepat kelahiran talenta digital yang berdaya saing global.

"Transformasi digital tidak hanya membutuhkan infrastruktur dan teknologi, tetapi juga talenta kelas dunia serta ekosistem inovasi yang kuat. Kolaborasi antara Telkom University dan National University of Singapore merupakan langkah strategis untuk memperluas akses talenta Indonesia terhadap jejaring global, pengetahuan, dan praktik terbaik dunia," ujar Seno.

Kemitraan dengan National University of Singapore (NUS) menjadi strategi Telkom memperkuat pengembangan talenta digital dan kapasitas riset. Reputasi NUS sebagai salah satu universitas terbaik dunia, termasuk menduduki peringkat ke-8 QS World University Rankings 2026, membuka peluang kolaborasi yang lebih luas bagi Telkom University sebagai bagian dari ekosistem Telkom Group, mulai dari penguatan kurikulum, pengembangan dosen, hingga peningkatan riset terapan.

Melalui kerja sama ini, Telkom berharap sinergi antara dunia pendidikan dan industri dapat semakin kuat untuk mendukung transformasi digital perusahaan sekaligus pengembangan ekosistem talenta digital nasional.

Sebagai perusahaan digital telekomunikasi terdepan di Indonesia, Telkom mengusung komitmen menjadi orkestrator yang mempertemukan dunia akademik, industri, pemerintah, dan mitra global. Kolaborasi ini menjadi peluang Telkom membangun pipeline talenta digital yang akan mendukung kebutuhan bisnis masa depan perusahaan, termasuk sebagai enabler untuk penguatan kedaulatan digital nasional.

"Melalui kolaborasi ini, kami berharap lahir lebih banyak program digital talent exchange, joint research, innovation partnership, hingga pengembangan solusi berbasis AI, cloud, cybersecurity, dan teknologi digital lainnya yang mampu menjawab kebutuhan industri. Kami percaya bahwa inovasi terbaik lahir dari kolaborasi lintas ekosistem, dan melalui sinergi ini kami ingin terus menumbuhkan talenta yang akan menjadi penggerak transformasi digital Indonesia," tambah Seno.

Senior Vice Provost of National University of Singapore, Bernard C Y Tan menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dengan Telkom untuk memajukan pendidikan, riset, dan inovasi.

"Kami meyakini kemitraan ini akan membuka berbagai peluang untuk pertukaran pengetahuan, pengembangan talenta, serta riset bersama yang dapat menjawab tantangan di tingkat regional maupun global. Kami berharap kolaborasi jangka panjang ini dapat memberikan dampak yang berarti bagi kedua institusi dan masyarakat," katanya.

Senada, Rektor Telkom University, Suyanto, menjelaskan bahwa kerja sama ini menjadi momentum penting bagi TelU untuk memperkuat peran sebagai institusi pendidikan yang menjembatani kebutuhan dunia akademik dengan perkembangan industri digital global.

Suyanto menyebut, Indonesia membutuhkan lebih banyak talenta digital untuk mendukung transformasi digital dan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

"Melalui kemitraan dengan National University of Singapore, kami ingin menghadirkan berbagai program nyata, mulai dari pertukaran akademik, penelitian bersama, hingga pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap kerja sama ini dapat memperkuat kualitas lulusan sekaligus memberikan pengalaman global yang semakin relevan dengan kebutuhan industri," ujar Suyanto.

Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari inisiatif yang diprakarsai Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) dalam memperkuat kerja sama Indonesia-Singapura di bidang ekonomi digital dan pengembangan talent, menyusul kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ke Singapura pada April 2026 dan menjadi katalis lahirnya kemitraan strategis antara TelU dan NUS.

Agenda peresmian kerja sama dihadiri antara lain oleh Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Pujo Setio; Direktur Strategic & Business Development Telkom, Seno Soemadji; Direktur IT Digital Telkom dan Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Telkom (YPT), Faizal Rochmad Djoemadi; Senior Vice Provost of National University of Singapore Bernard C Y Tan; Executive Director of the The Logistics Institute of National University Singapore, Robert de Souza; dan Rektor Telkom University, Suyanto.

(rea/rir)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK