Purbaya soal Realita MBG di Lapangan: Pemerintah Tidak Tutup Mata

CNN Indonesia
Selasa, 14 Jul 2026 12:12 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengikuti rapat kerja bersama Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/4/2026). Dalam rapat tersebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa harga Bahan Bakar Minyak (BBM) ber
Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah tidak menutup mata terhadap berbagai persoalan yang muncul dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahap awal. (Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah tidak menutup mata terhadap berbagai persoalan yang muncul dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahap awal.

Hal itu disampaikan Purbaya saat menyampaikan tanggapan pemerintah atas pandangan Fraksi Partai Demokrat dalam Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7).

"Menanggapi pandangan fraksi Partai Demokrat mengenai kesiapan implementasi MBG di tahap awal, pemerintah tidak menutup mata terhadap realita di lapangan," ujar Purbaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, tantangan utama dalam pelaksanaan program MBG saat ini terletak pada kesiapan rantai pasok, distribusi pangan, serta kapasitas logistik terutama di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Pemerintah, kata Purbaya, telah menyiapkan sejumlah langkah untuk memperkuat aspek tersebut melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG.

SPPG didorong untuk memberdayakan Sentra Produksi Rakyat, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta penyedia lokal.

"Penyediaan lokal untuk menyerap bahan pangan langsung dari pertani, peternak, dan nelayan di sekitar lokasi SPPG," ujar Purbaya.

MBG telah kembali bergulir pada Senin (13/7) setelah jeda pelaksanaan selama masa libur sekolah.

Sebagai bagian dari upaya memastikan distribusi kembali berjalan optimal, jajaran Badan Gizi Nasional (BGN) meninjau langsung pelaksanaan Program MBG di sejumlah sekolah dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jakarta.

Wakil Kepala BGN Arumsari mengatakan kunjungan tersebut dilakukan untuk memantau pelaksanaan Program MBG di lapangan, memastikan makanan diterima tepat waktu, serta melihat secara langsung kualitas pelayanan kepada para penerima manfaat.

"Kami ingin memastikan bahwa distribusi MBG kembali berjalan dengan baik setelah masa penyesuaian. Berbagai pembenahan yang telah dilakukan diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan sehingga manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh penerima," ujar Arumsari dalam keterangan tertulis.

Selama masa penyesuaian, BGN telah melakukan berbagai langkah perbaikan untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas layanan Program MBG.

Pembenahan tersebut mencakup penguatan tata kelola dan penyempurnaan berbagai aspek operasional agar pelaksanaan program semakin optimal.

[Gambas:Video CNN]

(dhz/pta) Add as a preferred
source on Google