Prabowo Groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela: 3 Dekade Menunggu

CNN Indonesia
Jumat, 17 Jul 2026 14:31 WIB
Presiden Prabowo Subianto resmi memulai pembangunan PSN Liquefied Natural Gas (LNG) Abadi Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis (16/7). (Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden).
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Prabowo Subianto resmi memulai pembangunan (groundbreaking) Proyek Strategis Nasional (PSN) Liquefied Natural Gas (LNG) Abadi Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis (16/7).

Proyek tersebut menandai dimulainya pembangunan lapangan gas yang telah dinantikan selama hampir 28 tahun.

Prabowo mengatakan proyek LNG Abadi Masela merupakan proyek strategis yang penting bagi masa depan Indonesia dan tidak boleh kembali mengalami penundaan.

"Proyek Strategis Nasional Abadi Masela ini merupakan suatu proyek yang sungguh sangat penting. Proyek ini hampir tiga dekade, tiga dasawarsa kita tunggu. Tiga dekade, tiga dasawarsa rakyat menunggu. Alhamdulillah, hari ini kita mulai pembangunannya. Dan pembangunan tidak boleh terhambat. Harus selesai dalam waktu sesingkat-singkatnya," ujar Prabowo saat groundbreaking yang dilakukan melalui sambungan Zoom dari Istana Merdeka, Jakarta.

Ia mengatakan energi merupakan salah satu syarat utama bagi keberlangsungan sebuah bangsa. Menurutnya, Indonesia memiliki cadangan energi yang besar, termasuk di kawasan Tanimbar dan Maluku, sehingga harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat.

"Bangsa Indonesia sadar bahwa kita diberi karunia yang luar biasa oleh Yang Mahakuasa. Buktinya antara lain bahwa di perairan kita, di Tanimbar, di Maluku ini, kita memiliki cadangan energi yang sangat besar," katanya.

Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan proyek tersebut, termasuk INPEX dari Jepang, Petronas dari Malaysia, serta Pertamina sebagai perusahaan nasional.

Menurut Prabowo, kerja sama dengan investor harus dibangun atas dasar saling menguntungkan agar iklim investasi tetap terjaga. Namun, pemerintah tetap berkewajiban memastikan hasil pembangunan dinikmati masyarakat.

"Jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung," ujarnya.

Meski demikian, Prabowo menegaskan pemerintah memiliki tanggung jawab yang lebih besar terhadap kesejahteraan rakyat Indonesia.

"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Masih banyak yang hidupnya susah," ujar Prabowo.

Ia menambahkan proyek LNG Abadi Masela diharapkan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi, khususnya di kawasan Indonesia Timur, sekaligus memperkuat kemandirian energi nasional.

"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya," tegasnya.

"Saya yakin proyek ini akan menjadi pendorong bagi kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur. Ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia dan menjadi tonggak yang penting bagi kesejahteraan Indonesia," ujarnya.

Prabowo juga meminta seluruh pihak mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun pelibatan pelaku usaha daerah.

"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis karena itu kita ingin semua merasakan dampak dari program ini," tuturnya.

Menurut Prabowo, pembangunan LNG Abadi Masela akan menjadi fondasi bagi transformasi ekonomi Indonesia melalui hilirisasi dan industrialisasi yang ditopang ketersediaan energi.

(lau/sfr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK