Samsung PHK Massal Lebih dari 700 Karyawan Jelang Pindah Kantor
Samsung Electronics akan putus hubungan kerja (PHK) lebih dari 700 karyawan di unit bisnis layar, ponsel, dan elektronik konsumen di Amerika Serikat (AS).
Informasi PHK terungkap dari dokumen perusahaan dan dua sumber yang mengetahui persoalan tersebut.
PHK dilakukan jelang pindah kantor pusat Samsung Electronics America (SEA) dari New Jersey ke Texas. Karyawan yang terdampak PHK terutama yang di dua wilayah tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Reuters belum dapat memastikan jumlah pasti karyawan yang terkena PHK. Namun, dokumen yang ditinjau menunjukkan SEA telah mengirim pemberitahuan kepada sebagian karyawan pada 30 Juni mengenai adanya pengurangan tenaga kerja secara menyeluruh di tingkat perusahaan yang berdampak signifikan.
Di LinkedIn, lebih dari 30 karyawan, termasuk pejabat senior di bidang penjualan dan pemasaran di Texas maupun New Jersey, mengaku telah diberhentikan atau meninggalkan perusahaan dalam beberapa pekan terakhir.
SEA merupakan unit yang berfokus pada bisnis elektronik konsumen dan tidak mencakup divisi semikonduktor (chip).
Kepada Reuters, Minggu (19/7), raksasa teknologi asal Korea Selatan itu mengatakan bahwa 739 posisi di Englewood Cliffs, New Jersey, terdampak imbas rencana Samsung Electronics America (SEA) memindahkan kantor pusatnya ke Texas.
Menurut siaran pers anggota DPR AS Josh Gottheimer, SEA mempekerjakan sekitar 1.200 orang di New Jersey.
Samsung menyatakan mayoritas karyawan yang terdampak telah ditawari relokasi ke lokasi baru. Namun, sebagian lainnya terpaksa kehilangan pekerjaan.
Lihat Juga : |
Di kantor SEA di Plano, Texas, sekitar 100 karyawan, termasuk pegawai divisi ponsel, juga terkena PHK, menurut salah satu sumber yang mengaku termasuk di antara karyawan yang diberhentikan.
Keputusan Samsung memindahkan kantor pusat SEA cukup mengejutkan. Pasalnya, karyawan di New Jersey baru saja pindah ke kantor baru kurang dari setahun lalu dengan seremoni yang cukup besar.
Samsung sebelumnya memperkirakan laba kuartal II 2026 akan melonjak 19 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu, didorong kuatnya permintaan chip AI. Perusahaan juga mengumumkan rencana investasi senilai ratusan miliar dolar AS untuk pembangunan pabrik chip baru.
Namun, kondisi cuan divisi chip berbeda dialami divisi ponsel. Unit tersebut diperkirakan akan membukukan kerugian pertama sepanjang sejarahnya akibat persaingan ketat dengan Apple.
Selain itu, produsen asal China seperti TCL dan Hisense juga semakin agresif di pasar televisi dan peralatan rumah tangga.
Lonjakan harga chip akibat ledakan permintaan AI turut menekan margin keuntungan seluruh produk elektronik konsumen Samsung.
Langkah Samsung melakukan PHK massal mengikuti sejumlah perusahaan teknologi global lain, seperti Microsoft, Amazon, dan Meta. Para raksasa teknologi itu memangkas karyawan, sambil mengalihkan belanja modal untuk pembangunan infrastruktur AI.
Samsung juga bergabung dengan Tesla, Oracle, dan sejumlah perusahaan teknologi lain yang memindahkan kantor pusat atau operasi utamanya ke Texas, negara bagian yang dikenal memiliki pajak lebih rendah serta regulasi yang lebih ramah terhadap dunia usaha.
Texas sendiri telah menjadi lokasi pabrik chip Samsung serta pusat bisnis perangkat mobile perusahaan di Plano.
Hingga akhir 2025, Samsung Electronics tercatat mempekerjakan 11.770 karyawan di Amerika Serikat (AS), termasuk di divisi semikonduktor.
(pta) Add
as a preferred source on Google
