Rupiah Lesu ke Level Rp17.994 Pagi Ini
Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.994 per dolar AS pada perdagangan Senin (20/7) pagi. Mata uang Garuda melemah 73 poin atau 0,41 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
Pelemahan rupiah sejalan dengan pergerakan mayoritas mata uang Asia yang juga tertekan terhadap dolar AS. Peso Filipina melemah 0,16 persen, sementara dolar Singapura menguat 0,05 persen dan yen Jepang naik 0,04 persen terhadap greenback.
Namun, sejumlah mata uang Asia lainnya justru menguat. Yuan China terapresiasi 0,03 persen, ringgit Malaysia naik 0,21 persen, won Korea Selatan menguat 0,33 persen, sedangkan dolar Hong Kong bergerak stabil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di kelompok mata uang utama negara maju, pergerakannya juga bervariasi. Euro Eropa melemah 0,02 persen dan franc Swiss turun 0,07 persen. Sebaliknya, poundsterling Inggris menguat 0,03 persen, dolar Australia naik 0,09 persen, serta dolar Kanada menguat 0,10 persen terhadap dolar AS.
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah diperkirakan masih berada dalam tekanan akibat meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah yang kembali mendorong kenaikan harga minyak dunia serta mengangkat indeks dolar AS.
"Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS di tengah meningkatnya eskalasi di Timur Tengah yang kembali melonjakkan harga minyak dunia dan indeks dolar AS. Namun, pelemahan kemungkinan terbatas oleh dukungan sentimen domestik yang masih kuat dari aliran dana asing (inflow) ke pasar saham maupun Surat Berharga Negara (SBN)," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com, Senin (20/7).
Ia memperkirakan nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp17.900 hingga Rp18.050 per dolar AS pada perdagangan hari ini.
(lau/ins) Add
as a preferred source on Google