Rupiah Loyo ke Level Rp17.948 per Dolar AS Sore Ini
Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.948 per dolar AS pada perdagangan Senin (20/7) sore. Mata uang Garuda menguat 27 poin atau 0,15 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di kawasan Asia yang melemah terhadap dolar AS. Peso Filipina melemah 0,16 persen, ringgit Malaysia turun 0,16 persen, dan dolar Singapura terdepresiasi 0,12 persen terhadap dolar AS.
Sementara itu, sejumlah mata uang Asia lainnya bergerak di zona hijau. Yuan China terapresiasi 0,13 persen, yen Jepang naik 0,02 persen, won Korea Selatan menguat 0,43 persen, serta dolar Hong Kong menguat tipis 0,01 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di kelompok mata uang negara maju, pergerakan juga bervariasi. Euro Eropa menguat 0,01 persen, poundsterling Inggris naik 0,13 persen, dan dolar Australia terapresiasi 0,24 persen. Sebaliknya, dolar Kanada melemah 0,01 persen dan franc Swiss turun 0,07 persen terhadap dolar AS.
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah masih dibayangi sentimen eksternal, terutama meningkatnya eskalasi geopolitik di Timur Tengah yang mendorong kenaikan harga minyak mentah dunia.
"Rupiah ditutup menguat terbatas terhadap dolar AS. Sentimen risk-on di pasar ekuitas membantu menopang rupiah di tengah tekanan dari eskalasi geopolitik di Timur Tengah dan kenaikan harga minyak mentah dunia," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com, Senin (20/7).
(lau/ins) Add
as a preferred source on Google