Usai Mundur dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Bantah MBG Politis

CNN Indonesia
Rabu, 22 Jul 2026 08:12 WIB
Nanik S Deyang, Kepala BGN yang baru saja mengundurkan diri membantah Program Makan Bergizi Gratis yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto bertujuan politis. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto).
Jakarta, CNN Indonesia --

Nanik S Deyang, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru saja mengundurkan diri dari jabatannya membantah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto bertujuan politis.

Bantahan ia sampaikan dalam status di akun Facebook Naniek Sudaryati Deyang Selasa (22/7), bertepatan dengan waktu dia mengumumkan pengunduran dirinya sebagai kepala BGN.

Nanik mengatakan bahwa Program Makan Bergizi Gratis murni dijalankan Prabowo demi mengintervensi pemberian gizi anak Indonesia supaya mereka bisa tumbuh menjadi generasi emas.

"Kalau untuk tujuan politis, yang sekarang mayoritas penerima manfaat kan anak-anak Balita sampai SD, tiga tahun lagi tahun 2029 mereka belum nyoblos. Jadi kalau ada yang bilang 82 juta penerima manfaat itu untuk Pemilu 2029 mohon diluruskan pemikiran itu agar kita bersama -sama bisa menerima program MBG sebagai program mulia untuk memperbaiki masa depan generasi kita," katanya.

Nanik mengklaim Program Makan Bergizi Gratis justru memberikan multiplier effect (efek ganda). Program ini sudah bisa menggerakkan ekonomi bawah atau ekonomi masyarakat.

"Terbukti kemarin 3 Minggu libur sekolah dan MBG libur, petani dan peternak mengeluh karena hasil pertanian dan peternakan mereka tidak terserap dan harganya jatuh. Demikian juga pedagang di pasar juga sampai harus membuang-buang sayur dan buahnya," katanya.

Nanik mengundurkan diri dari jabatannya sebagai kepala BGN.

Ia mengungkap mundur terkait masalah kesehatan. Ia pun pamit kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan di luar negeri.

"Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya, dan karena presiden prihatin dan kasihan dengan saya, presiden menyetujui," tulisnya.

Meski direstui mundur oleh Prabowo, Nanik mengaku diminta tetap ikut mengawasi BGN.

"Kemungkinan presiden akan membentuk dewan pengawas, di mana saya disuruh menjadi ketua dewan pengawasnya (kalau mencereweti kayaknya masih bisa, yang penting tidak berhubungan dengan pegang uang, sumpah trauma akut," tulisnya.

Presiden RI Prabowo Subianto melantik Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada 8 Juni 2026.

Nanik diangkat menjadi Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana yang sebelumnya telah dicopot Prabowo. Saat itu Dadan tersangkut dugaan korupsi MBG dan kini berstatus tersangka.

[Gambas:Video CNN]

(agt/agt)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK