AHY Beber Langkah RI Siapkan Penerbangan Rendah Karbon Mulai 2027

CNN Indonesia
Kamis, 23 Jul 2026 18:33 WIB
AGUS HARIMURTI YUDHOYONO (MENTERI ATR/BPN)   menerima penghargaan
Pemerintah siapkan transformasi penerbangan rendah emisi dengan penerapan bahan bakar berkelanjutan (SAF) mulai 2027, untuk pengurangan emisi karbon. (FOTO:CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ungkap pemerintah tengah menyiapkan transformasi penerbangan rendah emisi dengan menerapkan sustainable aviation fuel (SAF) secara bertahap mulai 2027. 

Ia mengklaim penggunaan SAF bakal menjadi masa depan penerbangan di dunia, dilansir dari Antara.

"Ini juga menjadi masa depan penerbangan di dunia," ujar AHY dalam gelaran Indonesia Zero Emission Heavy-Duty Vehicle (IZEHDV) Summit 2026 di Jakarta, Kamis (23/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut AHY banyak negara mulai mengadopsi SAF karena jauh lebih efisien dibandingkan avtur yang digunakan selama ini. Hal itu juga berlaku dengan Indonesia. 

"Kalau kita sudah mulai bergerak ke arah sana, nanti ini juga bisa berkontribusi lebih baik lagi untuk emission reduction secara keseluruhan," katanya.

AHY mengatakan pemerintah menyiapkan transformasi sektor penerbangan rendah emisi melalui penerapan bahan bakar berkelanjutan SAF mulai 2027.

[Gambas:Youtube]

Transformasi tersebut menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi nasional dengan komitmen pelestarian lingkungan dan pengurangan emisi karbon sektor transportasi.

Menurutnya, pengembangan sektor penerbangan harus tetap memperhatikan dampak perubahan iklim serta berbagai tantangan lingkungan yang muncul akibat meningkatnya emisi karbon secara global saat ini.

Karena itu, pemerintah menyiapkan berbagai langkah dekarbonisasi untuk sektor penerbangan melalui pengurangan konsumsi energi, konversi sumber energi, dan peningkatan efisiensi pemanfaatan sumber daya nasional.

AHY menjelaskan upaya dekarbonisasi tersebut juga akan menjadi bagian dari penguatan ekosistem kebandarudaraan agar pengembangan sektor transportasi udara berjalan seiring dengan agenda pembangunan berkelanjutan nasional.

Selain itu, pemerintah juga mendorong penerapan konsep bandara emisi nol bersih yang dinilai realistis untuk diwujudkan melalui berbagai pendekatan infrastruktur dan teknologi ramah lingkungan.

(ins/sfr) Add as a preferred
source on Google