Ketum MUI Lempar Gagasan Bentuk Danantara Syariah Indonesia
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Anwar Iskandar menggagas pembentukan Danantara Syariah Indonesia.
Ia mendorong pemerintah agar menunjukkan keberpihakannya pada ekonomi syariah. Gagasan itu ia sampaikan dalam pembukaan Kongres Umat Islam Indonesia VIII, Jakarta, Jumat (24/7).
"Ada konsep dari kami untuk lahirnya sebuah Danantara Syariah Indonesia, mohon dukungan dari semua pihak," kata Anwar dalam pidatonya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anwar mengatakan sebagai negara muslim terbesar di dunia, sangat penting bagi Indonesia untuk menegakkan konsep ekonomi syariah di Indonesia. Menurutnya, selama ini penerapan ekonomi syariah di Indonesia belum cukup optimal.
"Melalui kongres ini juga kami keinginan sekali agar keberpihakan pemerintah terhadap pentingnya ekonomi syariah," ujarnya.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII pada 24 Juli hingga 26 Juli 2026 di Hotel Bidakara, Jakarta.
Untuk tahun ini, forum lima tahunan tersebut mengusung tema Ulama Bersatu, Bangsa Berdaulat, Negara Kuat. Kongres tersebut diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai elemen umat Islam Indonesia.
Ketua Steering Committee (SC) KUII VIII KH Marsudi Syuhud mengatakan kongres ini akan membahas berbagai persoalan strategis yang menyangkut umat, bangsa, dan negara, sekaligus merumuskan rekomendasi sebagai masukan kepada pemerintah dalam menjalankan pembangunan nasional.
(mnf/pta) Add
as a preferred source on Google