BGN Siapkan Aplikasi Pantau Menu MBG, Cukup Pakai NIK Anak

CNN Indonesia
Selasa, 28 Jul 2026 04:45 WIB
SPPG Polri Pejaten menggelar pelaksanaan perdana Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sistem prasmanan di SMA Kemala Bhayangkari 1, Pejaten, Jakarta Selatan, Rabu (22/04/2026).
BGN siapkan sistem digital untuk orang tua memantau program makan bergizi gratis. Akses menu, asal masakan, dan informasi gizi siswa. (FOTO:Dok. Istimewa).
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Gizi Nasional (BGN) tengah menyiapkan sistem digital yang memungkinkan orang tua siswa dapat mengawasi pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) secara digital.

Kepala BGN Sudaryono menjelaskan melalui sistem ini, publik, termasuk orang tua dapat memantau menu MBG hingga asal Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memasaknya.

"Jadi orang tua siswa bisa mengakses by system itu kemudian anaknya sekolah di mana, sekolah itu dapat makan MBG yang menunya apa dan kemudian menu itu dimasak di dapur yang mana dan kepala SPPG-nya siapa. Jadi pihak terkait atau stakeholder bisa mendapatkan informasi itu, termasuk kandungan gizi di menu," ujar Sudaryono dalam konferensi pers di kantor BGN, Jakarta Pusat, Senin (27/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sudaryono menyampaikan dalam mekanisme penggunaannya, orang tua dapat masuk atau log in ke sistem dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) anak mereka. Langkah verifikasi tersebut diterapkan mengingat informasi yang disajikan menyangkut data pribadi siswa.

Selain orang tua, ia pun menekankan sistem tersebut dapat diakses oleh pihak sekolah hingga dinas terkait, seperti Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan.

"Orang tua misalnya log in di sistem, memasukkan NIK anaknya, dari situ maka akan tersaji anaknya sekolah di mana, menu makanan hari itu tuh apa, kandungan isinya apa, makanannya dimasak di mana, ya, dan kepala SPPG-nya siapa. Itu bisa diakses oleh orang tua, guru, kepala sekolah," terangnya.

[Gambas:Youtube]

BGN berharap sistem digital itu dapat memudahkan agar semua pihak untuk mengakses informasi terkait pelaksanaan program MBG.

Adapun Sudaryono mengungkapkan sistem tersebut ditargetkan dapat segera diakses publik dalam waktu dekat, paling lambat pekan depan atau dua minggu ke depan.

"Kami sedang menyiapkan satu skema atau sistem ya. Nanti akan kami umumkan. Insya Allah mungkin minggu depan gitu kira-kira, paling lambat 2 minggu lagi atau minggu depan lah kami upayakan sudah bisa diakses," pungkas Sudaryono.

(fln/ins) Add as a preferred
source on Google