Rupiah Lanjut Loyo ke Rp18.108 per Dolar AS Pagi Ini

CNN Indonesia
Rabu, 29 Jul 2026 09:26 WIB
Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.002 per dolar AS pada perdagangan pasar spot, Jakarta, 18 April 2019. Rupiah melesat 0,59 persen terhadap dolar AS dibandingkan Selasa (16/4) di angka Rp14.085 per dolar AS. (CNN Indonesia/ Hesti Rika)
Nilai tukar rupiah melemah ke Rp18.108 per dolar AS. Analis memprediksi tekanan berlanjut akibat harga minyak dan sentimen negatif domestik. (FOTO:CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia --

Nilai tukar rupiah berada di level Rp18.108 per dolar AS pada perdagangan Rabu (29/7) pagi. Mata uang Garuda melemah 25 poin atau 0,14 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Pergerakan rupiah sejalan dengan mata uang Asia yang bergerak bervariasi terhadap dolar AS. Yuan China melemah 0,04 persen, dolar Singapura turun 0,05 persen, dan dolar Hong Kong terkoreksi 0,01 persen.

Sementara itu, peso Filipina menguat 0,05 persen, ringgit Malaysia terapresiasi 0,08 persen, yen Jepang naik 0,09 persen, dan won Korea Selatan menguat 0,15 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mata uang utama negara maju juga bergerak beragam terhadap dolar AS. Euro Eropa naik 0,05 persen, poundsterling Inggris menguat 0,03 persen, dolar Kanada terapresiasi 0,06 persen, dan franc Swiss naik 0,09 persen.

Di sisi lain, dolar Australia menjadi satu-satunya yang melemah dengan koreksi 0,37 persen.

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah diperkirakan masih berada di bawah tekanan pada perdagangan hari ini.

"Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS oleh harga minyak mentah yang kembali melonjak menyusul berita penyerangan oleh Iran terhadap pasukan AS di Timur Tengah. Sentimen domestik diperkirakan juga masih negatif pasca pengunduran diri Gubernur BI," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com, Rabu (29/7).

Ia memperkirakan rupiah bergerak dalam kisaran Rp18.000 hingga Rp18.100 per dolar AS pada perdagangan hari ini.

[Gambas:Youtube]

(lau/ins) Add as a preferred
source on Google