Bantu Akses Kerja Penyandang Disabilitas, PNM Gelar Pelatihan Ecoprint

PNM | CNN Indonesia
Kamis, 30 Jul 2026 09:45 WIB
PNM
(Foto: dok PNM)
Jakarta, CNN Indonesia --

Di tengah perkembangan ekonomi kreatif yang membutuhkan produk-produk bernilai tambah dan ramah lingkungan, keterampilan seperti ecoprint membuka peluang baru bagi para penyandang disabilitas. Dari selembar kain yang dihiasi motif alami, lahir harapan bahwa keterbatasan bukan lagi penghalang untuk berkarya.

PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PNM Peduli menggelar pelatihan ecoprint bagi 50 penyandang disabilitas di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, baru-baru ini.

Kegiatan dihelat dari tantangan besar yang dihadapi oleh para penyandang disabilitas dalam mendapatkan kesempatan kerja yang setara. Di antara semangat dan kemampuan untuk berkarya, akses mereka terhadap pelatihan maupun peluang usaha yang dapat menjadi sumber penghidupan masih minim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada pelatihan ini, peserta diajarkan teknik membuat motif pada kain menggunakan dedaunan dan bunga. Kegiatan tersebut dirancang untuk membuka peluang ekonomi baru melalui produk kreatif yang memiliki nilai jual, serta mendukung tren fesyen berkelanjutan yang semakin berkembang di Indonesia.

Direktur Utama PNM, Kindaris meyakini bahwa pemberdayaan akan memiliki dampak yang lebih besar ketika masyarakat dibekali keterampilan yang dapat langsung diterapkan menjadi peluang usaha.

"Kami ingin pelatihan ini menjadi titik awal lahirnya karya-karya yang tidak hanya bernilai seni, tetapi juga memiliki nilai ekonomi. Ketika peserta memiliki keterampilan dan kepercayaan diri, mereka akan lebih siap membangun usaha secara mandiri dan berkelanjutan," ujar Kindaris.

Menurutnya, pelatihan ecoprint menjadi sarana membangun rasa percaya diri para peserta. Pasalnya, tantangan yang dihadapi penyandang disabilitas sering kali bukan hanya keterbatasan akses kerja, tetapi juga minimnya ruang untuk menunjukkan potensi yang dimiliki.

Komitmen pemberdayaan itu sejalan dengan upaya PNM dalam menghadirkan pemberdayaan yang menjangkau lebih banyak kelompok masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Berbagai pelatihan keterampilan terus dikembangkan sebagai bekal untuk meningkatkan kualitas hidup, serta memperkuat kemandirian ekonomi.

Melalui semangat Disabilitas Berdaya, PNM berharap pelatihan ini menjadi langkah awal bagi lahirnya pengusaha baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan diri, keluarga, sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi yang lebih inklusif.

Kegiatan pelatihan turut dihadiri oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, anggota DPRD Kabupaten Bekasi, serta sejumlah perangkat daerah lainnya. Kolaborasi lintas pemangku kepentingan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan penyandang disabilitas membutuhkan dukungan bersama agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh kesempatan untuk mandiri secara ekonomi.

(rea/rir)


[Gambas:Video CNN]